Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Erick Thohir Mengapresiasi Ajang Grassroot Football Festival

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 3 September 2023 | 17:08 WIB

 

HEBAT: Ketua Umum PSSI Erick Thohir menghadiri kick off ajang Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY di Lapangan Kenari Jogja Minggu (3/9). (Rizky Wahyu/Radar Jogja)
HEBAT: Ketua Umum PSSI Erick Thohir menghadiri kick off ajang Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY di Lapangan Kenari Jogja Minggu (3/9). (Rizky Wahyu/Radar Jogja)

JOGJA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menghadiri dan mengapresiasi ajang Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIY saat kick off perdana Lapangan Kenari, Mnggu (3/9).


Ajang Grassroot Football Festival ini adalah sebagai ajang pembinaan atlet sepakbola usia muda yang diikuti oleh anak dari usia 9, 10, 11, dan 12 tahun.


Ada sebanyak 2.200 anak yang tergabung dalam 132 tim yang ikut berpartsipasi dalam ajang tersebut. Di dalam ajang tersebut nantinya mereka akan memperebutkan piala bergilir GKR Mangkubumi dengan format kompetisi dan setengah kompetisi. 


Seperti yang telah kita ketahui ajang Grassroot Football Festival ini adalah sebagai tindak lanjut dari visi Indonesia menuju ke Piala Dunia 2038.


Menurut Erick, pembinaan sepak bola itu harus dimulai sejak usia dini atau 9 tahun. Sebab U-9 ini adalah masa depan bagi PSSI untuk menuju tahun 2038. Maka kehadiran kompetisi berjenjang di setiap kelompok umur merupakan salah satu upaya PSSI untuk terus membina dan mengasah keterampilan dan kesiapan para atlet.

Dengan begitu 15 tahun ke depan, skuad tim Garuda Indonesia bisa menjadi peserta di kompetisi elit sepakbola dunia.


"Pembinaan atlet-atlet usia muda ini memang harus serius kami lakukan. Sebab kami punya impian untuk masuk ke Piala Dunia 2038," katanya.


Erick juga menyebut pemain yang akan hadir dan siap tampil di ajang Piala Dunia 2038 mendatang tidak bisa hadir secara instan. Grassroot Football Festival ini adalah ajang yang cocok sebagai persiapan dini.


"PSSI serius untuk membina atlet sepak bola untuk tahun 2038. Tidak mungkin kami membangun tim nasional kami secara instan," ujarnya. 


Erick juga mendorong agar asprov di setiap provinsi di Indonesia punya komitmen yang sama untuk menyelenggarakan kompetisi usia dini secara berkelanjutan. Sebab, euforia seperti Grassroot Football Festival ini tidak akan terus terbangun jika tidak terus dibangun. Menginggat bagaimana bangsa-bangsa lain mereka membangun sepak bola sejak usia dini.


"Ini yang kami harus terus kami perbaiki. Jika para Asprov ini serius pasti ada berkahnya. Sebab PSSI akan selalu membantu dan kami harus selalu berkolaborasi," tegasnya.


Tak hanya itu saja, Erick juga menganggap ajang Piala Dunia U-17 yang akan diselenggarakan di Indonesia pada 10 November hingga 2 Desember mendatang menjadi salah satu contoh bahwa tim Garuda siap untuk tampil di ajang yang bergengsi. Hanya saja, hal itu akan lebih sempurna jika timnas senior juga ikut berlaga sebagai peserta di ajang serupa di tahun mendatang. 


Terlebih, Erick berharap agar para anak-anak usia 9 sampai 12 tahun yang mengikuti ajang Grassroot Football Festival ini ke depan bisa menjadi pemain yang berkelas dan bisa bermain diajang yang bergengsi.


"Kalau sekarang U-17 menjadi tuan rumah. Harapan kami ke depan anak-anak ini bisa lolos bukan sebagai tuan rumah dan bisa naik ke derajat yang lebih tinggi," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#Asprov PSSI DIY #erick tohir #Grassroot Football Festival