RADAR JOGJA - Sayur sayuran dan buah buahan merupakan bahan organik yang sering dikonsumsi oleh masyarakat, tak hanya harganya yang murah dan gampang di konsumsinya namun ternyata cara penyimpanan kedua bahan tersebut masih menjadi masalah bagi sebagian orang.
Namun masih banyak orang yang keliru dan salah dalam menyimpan sayuran atau buah buahan hingga cepat membusuk yang bahkan dapat mempengaruhi nutrisi gizi dalam kedua bahan tersebut.
Berikut adalah cara menyimpan sayur dan buah buahan agar awet, tahan lama, serta nutrisi gizinya masih terjaga.
1. Pisahkan sayur dan buah
Cara pertama yang anda dapat lakukan adalah memisahkan sayuran dan buah buahan, terutama pisahkan antara dengan buah yang mengandung gas etilen yang dapat mempercepat pembusukan seperti pisang, apel, dan mangga, selain buah terdapat sayuran yang memiliki kandungan gas etilen seperti tomat, wortel, brokoli, mentimun, hingga daun bawang.
Jika disatukan dengan buah yang mengandung gas etilen maka pembusukan pada sayuran dan buah lainnya juga akan ikut membusuk.
2. Gunakan wadah tertutup
Selanjutnya agar lebih awet anda dapat menggunakan wadah tertutup untuk menyimpan beberapa jenis sayuran seperti sawi, selada, kangkung, dan bayam namun sebelum ditempatkan dengan wadah tertutup lebih baik diberi alas dengan tisu dapur agar tetap bisa menjaga kesegaran sayuran.
Sayuran lain seperti wortel dapat anda simpan di wadah dengan diberi sedikit sirkulasi udara dan beri sedikit air agar awet.
Tak hanya sayuran beberapa jenis buah buahan juga dapat disimpan menggunakan wadah tertutup seperti misalnya stroberi, raspberry, dan anggur, namun sebelum anda menyimpannya di wadah tertutup dapat anda cuci dan dikeringkan terlebih dahulu.
3. Gunakan tisu atau kertas
Menggunakan tisu atau kertas untuk menyimpan buah dan sayuran juga menjadi jalan alternatif untuk menghemat ruang yang disimpan dalam kulkas seperti misalnya untuk bayam dan kangkung serta buah seperti stroberi dan rasberry juga dapat disimpan menggunakan tisu atau kertas.
Namun perlu diperhatikan jika tisu yang digunakan adalah tisu dapur bukan tisu wajah.
4. Cuci sayuran dan buah buahan sebelum disimpan
Mencuci sayuran dan buah buahan secara umum dianjurkan sebelum disimpan namun tidak semua sayuran atau buah buahan dapat dicuci terlebih dahulu sebelum disimpan seperti misalnya cabai, bawang merah dan putih, kentang, dan lobak.
Sementara buah buahan yang tidak dapat dicuci sebelum disimpan adalah seperti blueberry, jeruk nipis, melon dan semangka.
5. Ruang suhu
Meskipun penyimpanan sayur dan buah buahan secara umum disimpan di kulkas namun beberapa jenis sayuran ini awet jika disimpan dalam ruang suhu seperti tomat, jenis ubi ubian, bawang merah dan putih selain itu tomat, lobak dan wortel juga akan lebih baik disimpan di ruang suhu.
Selain itu buah yang dapat disimpan ruang suhu adalah pisang, mangga, nanas, dan apel.
Itulah beberapa cara yang dapat anda gunakan dalam menyimpan sayuran atau buah di dalam kulkas atau pun di ruang suhu.
Dengan menyimpan sayuran dan buah dengan tepat akan menjaga nutrisi serta gizi dalam sayur dan buah buahan tersebut. (Safira Ratih)