Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cara Mengatur Keuangan Agar Tidak Boncos Usai Liburan Akhir Tahun

Magang Radar Jogja • Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:15 WIB
Ilustrasi melakukan manage keuangan.
Ilustrasi melakukan manage keuangan.

RADAR JOGJA - Libur Natal dan Tahun Baru kerap menjadi momen yang dinanti banyak orang untuk beristirahat, bepergian, dan berkumpul bersama keluarga.

Namun di balik euforia liburan, tidak sedikit masyarakat yang justru harus menghadapi masalah keuangan setelah pengeluaran membengkak selama akhir tahun.

Pengeluaran untuk transportasi, penginapan, makan, hingga belanja impulsif sering kali membuat anggaran jebol tanpa disadari.

Kondisi ini pun mendorong pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih bijak agar kondisi finansial tetap stabil setelah liburan berakhir.

Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan adalah mencatat seluruh pengeluaran selama liburan.

Dengan mencatat secara rinci, seseorang dapat mengetahui pos mana yang paling banyak menyedot anggaran dan menjadikannya bahan evaluasi untuk ke depan.

Selain itu, menyusun anggaran pascaliburan juga dinilai penting.

Setelah liburan usai, masyarakat disarankan kembali memprioritaskan kebutuhan utama seperti biaya makan, transportasi, dan kewajiban rutin, sebelum mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain yang bersifat sekunder.

Penggunaan metode pembayaran non-tunai seperti kartu debit atau dompet digital juga perlu dikendalikan. Kemudahan transaksi sering kali membuat seseorang kurang menyadari jumlah uang yang telah dikeluarkan.

Oleh karena itu, membatasi limit pengeluaran harian dapat membantu menjaga keseimbangan keuangan.

Bagi yang menerima bonus akhir tahun, dana tersebut sebaiknya tidak seluruhnya digunakan untuk konsumsi.

Menyisihkan sebagian untuk tabungan atau dana darurat dapat menjadi langkah antisipatif menghadapi kebutuhan mendesak di awal tahun.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menunda pembelian barang yang tidak mendesak setelah liburan.

Memberi jeda waktu sebelum berbelanja dapat membantu menilai apakah suatu barang benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat.

Dengan pengelolaan yang lebih terencana, liburan akhir tahun tetap dapat dinikmati tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan di bulan-bulan berikutnya.

Perencanaan sederhana dan kedisiplinan menjadi kunci agar keuangan tetap terkendali usai momen liburan. (Salwa Caesy)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#liburan akhir tahun #cara mengatur keuangan #pengelolaan keuangan #Tidak Boncos