RADAR JOGJA - Mendengarkan kicauan burung di teras rumah setiap pagi adalah pengalaman yang sangat menyenangkan, terutama saat melihat burung dengan warna dan pola yang indah.
Salah satu burung yang popular di kalangan kolektor adalah Lovebird, karena bulunya yang berwarna-warni seperti Pelangi.
Selain dikenal dengan kicauannya yang merdu, Lovebird tergolong mudah untuk dirawat.
Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, kamu dapat merawat Lovebird agar tumbuh menjadi burung yang menarik dan cerdas.
1. Memilih Kandang yang Baik Bagi Lovebird
Lovebird merupakan burung berukuran kecil, sehingga sangat penting memilih kendang dengan jarak antar sekat kurang dari 1,5 cm. sekat yang terlalu lebar bisa membuat Lovebird tersangkut.
Selain sekat, bentuk kendang juga perlu diperhatikan karena menurut beberapa ahli hewan, bentuk kendang dapat memengaruhi kondisi psikologis burung. Meskipun Lovebird memiliki umur yang cukup panjang, memilih kendang berbentuk kotak dan digantung membantu burung ini hidup hingga 20 tahun.
Oleh karena itu, banyak kolektor Lovebird lebih memilih kendang gantung agar burung merasa nyaman dan dapat bergerak leluasa.
2. Bersihkan Kandang Secara Teratur
Ada beberapa langkah dalam membersihkan kendang Lovebird, yaitu pembersihan harian dan mingguan. Setiap hari, lap sekat-sekat kendang dan bersihkan sisa makanan setelah Lovebird selesai makan.
Setiap minggu, lakukan pembersihan menyeluruh dengan air mengalir. Selain membersihkan kendang, pastikan juga mencuci tempat bertengger burung, karena area tersebut bisa menumpuk kotoran jika tidak dibersihkan dengan baik.
Tempat bertengger yang kotor dapat membuat Lovebird merasa tidak nyaman. Untuk hasil yang optimal, gunakan sabun pembersih yang aman bagi hewan.
3. Memilih Nutrisi Makanan Yang Baik
Menurut para dokter hewan, Lovebird sebaiknya diberikan buah segar setidaknya empat kali dalam seminggu. Selama periode tersebut, Lovebird biasanya menyukai buah-buahan seperti apel, pisang, dan pepaya, yang juga kaya akan nutrisi serta vitamin penting.
Sebagai makanan harian, Lovebird sangat menikmati biji-bijian.
Namun, takaran biji-bijian yang diberikan harus sesuai dengan jumlah yang dianjurkan, yaitu sebanyak satu sendok makan.
Perlu diingat untuk selalu membuang sisa makanan agar Lovebird tidak terus-menerus memakannya.
Jika porsi makanan tidak diatur dengan baik, hal ini bisa menyebabkan burung mengalami obesitas.
Selain itu, hindarilah memberikan makanan yang mengandung lemak tinggi, karena hal tersebut dapat membuat Lovebird lebih rentan terhadap berbagai penyakit.
4. Melakukan Pemasteran
Lovebird yang akan diikutkan dalam kontes perlu dilatih melalui pemasteran agar suaranya lebih merdu, gacor, dan mampu ngekek panjang.
Caranya adalah dengan menggantung kandang Lovebird di tempat yang tenang dan memperdengarkan rekaman suara burung masteran.
Namun, jangan lakukan pemasteran terlalu sering.
Berikan waktu jeda agar Lovebird dapat beristirahat dan staminanya tidak terkuras.
Beberapa pemelihara juga mengombinasikan latihan ini dengan pemberian vitamin khusus untuk meningkatkan stamina burung agar lebih cepat gacor dan ngekek panjang.
5. Selalu Tempatkan Burung Loverbird Dengan Pasangannya
Lovebird adalah burung yang memiliki kebutuhan sosial yang tinggi.
Saat menempatkan Lovebird di dalam kandang, penting untuk memasangkannya dengan burung lawan jenis.
Menurut para dokter hewan, Lovebird dapat membentuk ikatan yang kuat satu sama lain.
Interaksi sosial ini merupakan faktor yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan burung Lovebird.
6. Pindahkan Lovebird Jantan dan Betina saat Proses Pengeraman
Ketika Lovebird mulai memasuki masa pengeraman, sebaiknya pisahkan Lovebird jantan dari betina agar telur dapat terjaga dengan baik dan menetas secara optimal.
Biarkan Lovebird betina sendiri di kandang untuk menjalani proses pengeraman.
Sementara itu, Lovebird jantan dapat dipindahkan ke kandang bersama betina lain untuk persiapan masa kawin berikutnya.
Selama masa ini, berikan perhatian ekstra pada Lovebird betina dengan menyediakan makanan bergizi tinggi untuk memastikan anakan yang lebih sehat dan berkualitas.
7. Rutin Cek ke Dokter Hewan Terdekat
Meskipun Lovebird terlihat nyaman di kandangnya, penting untuk secara rutin memeriksa kesehatannya.
Setidaknya setiap enam bulan sekali, bawalah Lovebird ke dokter hewan.
Ada tanda-tanda yang perlu diperhatikan jika burung ini tidak sehat, salah satunya adalah ketika Lovebird sering bertengger dengan satu kaki, yang bisa menjadi indikasi masalah kesehatan.
Dengan melakukan pengecekan rutin ke dokter hewan, kamu bisa mencegah Lovebird mengalami penyakit lebih lanjut.
Menjaga kesehatan dan kesejahteraan Lovebird bukan hanya tentang memberikan makanan dan kandang yang tepat, tetapi juga melibatkan perhatian yang konsisten terhadap kebersihan, interaksi sosial, dan pemantauan kesehatan.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat memastikan Lovebird peliharaanmu tumbuh menjadi burung yang sehat, bahagia, dan siap untuk berprestasi di berbagai kontes.
Selalu ingat, perhatian dan kasih sayangmu adalah kunci utama dalam merawat Lovebird dengan baik. (Ahmad Fatkhurohman)
Editor : Meitika Candra Lantiva