RADAR JOGJA - Tren real food telah digaungkan oleh Dinkes DIY lewat slogan Empat Sehat Gizi Seimbang. Jika pola konsumsinya tepat, masyarakat bisa terhindar dari penyakit tidak menular.
Hal ini karena real food adalah makanan alami yang bebas dari tambahan bahan kimia, pemanis buatan, dan pengawet. Selain itu, real food merupakan makanan yang minim proses bahkan tidak melalui proses modifikasi.
"Masyarakat kita suka latah, tapi di luar kelatahan itu sebenarnya dampaknya baik,"lontar Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie Jumat (19/7).
Real food apabila dikonsumsi dengan benar, dinilai dapat menurunkan kadar gula, kolesterol dan penyakit tidak menular lainya yang ada di dalam tubuh. Contohnya adalah konsumsi minyak sehat seperti biji-bijian, alpukat, dan ikan.
"Itu kan juga bagus untuk kulit karena banyak antioksidan dan vitamin," ungkapnya.
Sepanjang bahan makanan tersebut jauh dari pestisida dan bahan kimia lain, real food dinilai baik untuk dikonsumsi.
Selain itu, proses yang berlebihan menyebabkan makanan banyak mengandung garam ataupun minyak yang tidak baik untuk tubuh. Contohnya makanan yang diawetkan atau dikalengkan, bukan masuk dalam kategori real food.
"Kalaupun harus (dimasak, Red) dengan minyak, ya pilih minyak nabati. Jangan minyak jenuh," imbaunya. (oso/eno)
Editor : Satria Pradika