Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bukan Narsis! Ada 5 Alasan Lain Orang Berbagi di Media Sosial, Apa Saja Motivasinya?

Cici Jusnia • Jumat, 24 Mei 2024 | 21:47 WIB
Ilustrasi: bayar whoosh pakai BRImo tanpa ribet
Ilustrasi: bayar whoosh pakai BRImo tanpa ribet

RADAR JOGJA - Membagikan konten atau perasaan di media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern.

Namun, di balik setiap tekanan tombol "bagikan", terdapat pertimbangan psikologis yang kompleks.

Apa yang mendasari seseorang dalam memutuskan untuk membagikan sesuatu di platform media sosial miliknya?

Dilansir dari laman Everyone Social pada Jumat (24/05), mari kita telusuri lima alasan yang melandasi tindakan tersebut.

1. Menghibur Orang Lain

Menjadi sumber keceriaan bagi orang lain ternyata menjadi salah satu motivasi utama di balik aktivitas berbagi di media sosial.

Berdasarkan laporan dari The New York Times, 94% dari mereka yang aktif berbagi konten di media sosial melakukannya dengan tujuan memberikan informasi, menghibur, dan memberikan bantuan kepada orang lain dalam kehidupan mereka.

Ini menunjukkan bahwa berbagi tidak semata-mata tentang menonjolkan keberadaan diri, tetapi juga tentang memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan orang lain.

2. Menjelaskan Identitas Diri

Identitas pribadi setiap individu tercermin dalam konten yang mereka bagikan di media sosial.

Sebanyak 68% dari mereka yang aktif berbagi di platform tersebut mengungkapkan bahwa mereka melakukannya untuk mengomunikasikan siapa mereka dan apa yang mereka pedulikan.

Dengan berbagi, seseorang dapat secara aktif membentuk citra diri mereka dan memperkuat pemahaman orang lain tentang siapa mereka sebenarnya.

3. Membangun Koneksi dan Jaringan

Berbagi di media sosial tidak hanya tentang ekspresi diri, tetapi juga tentang membangun dan memelihara hubungan.

Menurut penelitian dari The New York Times, sebanyak 73% dari mereka yang aktif berbagi di platform sosial melakukannya dengan tujuan menjalin koneksi dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama.

Hal ini mencerminkan upaya untuk memperluas lingkaran sosial dan memperdalam interaksi dengan orang-orang di sekitar kita.

4. Memenuhi Kebutuhan Diri Sendiri

Berbagi di media sosial juga dapat memenuhi kebutuhan pribadi seseorang. Aktivitas ini memberikan rasa terhubung dengan dunia dan dapat meningkatkan kesejahteraan emosional.

Meskipun tidak semua orang mungkin memahami konteks dari apa yang dibagikan, berbagi tetap menjadi sarana untuk merasa terhubung dengan lingkungan sekitar.

5. Menyebarkan Informasi tentang Minat Pribadi

Tidak jarang seseorang membagikan konten secara online untuk menyuarakan dukungan terhadap hal-hal yang mereka minati.

Ini juga menjadi cara untuk memperkenalkan ide dan prinsip yang mereka yakini kepada orang lain.

Dengan demikian, berbagi di media sosial bukan hanya tentang memamerkan eksistensi diri, tetapi juga tentang menyebarkan informasi dan memperluas wawasan orang lain.

Melalui berbagai sudut pandang ini, kita dapat melihat bahwa aktivitas berbagi di media sosial jauh lebih kompleks daripada sekadar narsisme.

Meskipun demikian, penting bagi kita untuk tetap berhati-hati terhadap konten yang kita bagikan dan untuk selalu menghargai perspektif orang lain.

Jika aktivitas berbagi cenderung menjadi ajang untuk memamerkan diri, penting untuk mengintrospeksi dan mengevaluasi motivasi di balik tindakan tersebut.

Editor : Bahana.
#narsis #media sosial #narsisme