RADAR JOGJA - Kehadiran robot berbasis kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) telah digunakan untuk banyak hal.
Penggunaannya antara lain untuk menulis cover letter, buku-buku anak, dan bahkan menjadi sumber bantuan bagi pelajar dan mahasiswa dalam menuliskan esainya.
Salah satu robot berbasis AI yang menyita perhatian beberapa waktu belakangan ini adalah ChatGPT.
ChatGPT sendiri disebut sebagai platform AI yang sangat baik dalam menjawab pertanyaan konsumen, cukup baik membuat dokumen pelatihan, dan sangat kuat dalam menjawab beberapa pertanyaan soal strategi korporasi.
Nah kendatipun demikian AI sendiri tidak bisa digunakan untuk berbagai pekerjaan ya sob.
Penasaran pekerjaan apa saja yang tidak bisa digantikan oleh AI ? Yuk simak!
1. Musisi dan Pelaku Seni
Meskipun AI dapat membuat melodi dan menghasilkan musik berdasarkan algoritma, AI masih kesulitan untuk meniru kedalaman emosional dan interpretasi artistik yang dihasilkan oleh musisi manusia.
Kemampuan untuk menanamkan pengalaman pribadi, emosi, dan improvisasi ke dalam pertunjukan, serta pemahaman intuitif tentang ritme, dinamika, dan ekspresi, membuat musisi manusia tidak bisa digantikan oleh AI.
2. Dokter
Pekerjaan yang satu ini memang jadi impian sejuta umat.
Tenang, dokter tak bisa sepenuhnya digantikan oleh kekuatan robot, meski mereka sudah sangat maju di bidang medis.
Dewasa ini, robot sudah bisa mendiagnosis suatu penyakit hanya melalui ponsel.
Namun, untuk mengerjakan berbagai tugas lainnya, hanya dokter "manusia" yang bisa.
3. Polisi
Wacana polisi atau pengawas mungkin kerap Anda lihat melalui film atau tayangan televisi.
Namun, agaknya mereka tak bisa menggantikan kerja polisi sungguhan.
Meskipun Shanghai Hiao University bisa menciptakan program yang bisa melihat sifat jahat seseorang, program itu mengidentifikasinya melalui ciri wajah seperti ekspresi dan lengkung bibir.
Jadi sanggat sulit bagi AI untuk bisa menggantikan pekerjaan tersebut.
Editor : Meitika Candra Lantiva