RADAR JOGJA - Sulam bibir adalah metode yang dilakukan untuk memperindah warna dan juga bentuk bibir.
Bibir merah alami tanpa pulasan lipstik, tentunya didambakan oleh banyak wanita.
Hal inilah yang kemudian membuat sulam bibir menjadi populer dan diganderungi anak muda, baik pria maupun wanita.
Tak jauh beda dengan prosedur pembuatan tato semi permanen, sulam bibir juga dilakukan dengan proses menyuntikkan tinta ke bagian bibir.
Warna tinta pun bisa dipilih sesuai dengan warna bibir yang diinginkan.
Tal heran hingga kini banyak orang yang berbondong - bondong untuk mempercantik diri dengan cara menyulam bibirnya agar nampak lebih tebal dan seksi.
Tapi meskipun demikian, banyak loh sob yang belum tau efek samping dari menyulam bibir.
Penasarankan ? Yuk simak ini dia 3 efek samping menyulam bibir yang perlu kamu ketahui:
1. Risiko Infeksi Penyakit Menular
Berbagai penyakit menular, seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HIV dapat berisiko tersebar melalui proses treatment sulam bibir.
Pasalnya, penggunaan jarum suntik yang tidak steril dapat menyebabkan penularan penyakit-penyakit ini melalui darah.
2. Reaksi Alergi
Beberapa orang yang memiliki kulit sensitif dapat mengalami reaksi alergi saat melakukan sulam bibir.
Mengingat bibir adalah salah satu bagian di wajah yang sensitif, sulam pada bibir sangat mudah menyebabkan reaksi alergi.
Alergi pada sula bibir dapat ditandai dengan munculnya rasa gatal, ruam, atau gatal-gatal.
Jika kamu memiliki kulit yang super sensitif, pergilah ke dokter kecantikan untuk memintanya melakukan treatment menggunakan pigmen warna yang nonallergenic.
3. Tidak Tahan Lama
Sebetulnya prosedur sulam bibir yang dilakukan mirip seperti prosedur tato semi permanen, sehingga hasilnya akan pudar seiring waktu.
Prosedur ini mau tak mau harus diulangi secara berkala untuk memastikan bahwa bibir tetap memperoleh warna yang cantik, cerah dan alami.
Editor : Meitika Candra Lantiva