RADAR JOGJA - Hubungan percintaan hingga kini menjadi salah satu hal yang paling melekat dalam kehidupan masyarakat.
Khususnya para remaja milenial yang semakin antusias mengikuti perkembangan zaman.
Baru-baru ini salah satu hal yang paling penting dan tak kalah menarik dari suatu hubungan percintaan yaitu, second choice.
Orang-orang menyebutnya dengan pilihan kedua dimana dua insan manusia menjalani suatu hubungan tanpa status atau hts.
Istilah second choice dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang mana seseorang tak menjadikan mu prioritas dari orang yang dekat dengannya.
Nah berikut ini merupakan beberapa hal yang menandakan jika kamu hanya dijadikan cadangan atau pilihan kedua.
Penasaran kan? yuk, ini dia penjelasannya untuk anda.
1. Dia tidak pernah memberikan usaha lebih untukmu.
Dalam membina suatu hubungan, diperlukan adanya kerja sama antara pihak-pihak yang terkait.
Jika itu adalah hubungan romantis, maka kalian harus memberikan upaya yang sama.
Ini akan berbeda jika kamu ditempatkan di bangku cadangan.
Kamu merasa telah mengerahkan semua tenagamu atau memberikan waktumu untuknya.
Namun, dia tidak melakukan yang sebaliknya untukmu.
Bahkan, ia nyaris tidak mempedulikanmu karena kamu bukanlah prioritasnya.
2. Dia selalu sibuk, namun hanya denganmu saja.
Setiap kamu ajak berkencan, dia akan selalu menjawab sibuk.
Begitu pun ketika kamu mengajaknya melakukan video call di malam hari, dia akan beralasan mengantuk.
Di matamu, dia sangat sibuk sehingga tak bisa menyempatkan waktunya sedikit saja.
Sayangnya, ini akan terasa pahit ketika kamu memergokinya hangout atau berjalan-jalan dengan teman yang lain.
Dia sibuk, namun hanya untukmu saja. Kalau buat teman lainnya, apalagi untuk perempuan atau laki-laki yang diprioritaskan, waktunya akan terbuka lebar.
3. Dia suka sekali membatalkan janjinya sehingga membuat kalian jarang bertemu secara langsung.
Ketika kamu membuat janji dengannya, ia mungkin akan mengiyakan.
Tapi, ia akan membatalkan janji tersebut tiba-tiba atau di detik terakhir.
Pembatalan ini sering kali disertai alasan tak jelas dan terkesan berbohong.
Alasan sebenarnya tentu saja karena orang yang di prioritaskannya mengiyakan ajakannya.
Parahnya, dia tidak merasa bahwa tindakannya salah dan membuatmu sebal.
Dia tidak mempedulikannya karena kamu adalah cadangannya saja.
Alhasil, kamu dan dia jarang sekali bertemu secara langsung.
Editor : Meitika Candra Lantiva