RADAR JOGJA - Pernahkah kamu bertanya tetang apa yang sebenarnya terjadi dibulan dan faka menarik apa saja yang belum kamu ketahui tentang satelit yang satu ini.
Saat malam hari tiba tentu Bulan selalu menjadi cahaya penerang di Bumi agar tidak terjadi gelap dan manusia dapat melakukan aktivitas sebagai mana mestinya.
Bulan pada dasarnya merupakan satelit alami Bumi satu-satunya sekaligus satelit terbesar kelima dalam Tata Surya.
Bulan juga merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya dengan diameter sebesar 27 persen, kepadatan 60 persen, dan massa 1⁄81 (1.23 persen) dari Bumi.
Bulan berada pada rotasi sinkron dengan Bumi, yang selalu memperlihatkan sisi yang sama pada Bumi, dengan sisi dekat ditandai oleh mare vulkanik gelap yang terdapat di antara dataran tinggi kerak yang terang dan kawah tubrukan yang menonjol.
Bulan adalah benda langit yang paling terang setelah Matahari.
Meskipun Bulan tampak sangat putih dan terang, permukaan Bulan sebenarnya gelap, dengan tingkat kecerahan yang sedikit lebih tinggi dari aspal cair.
Kendatipun demikian pasti banyak orang yang ingin mengetahui soso menarik dibalik keindahan satelit yang satu ini yang berfungsi menjadi penerang bagi bumi.
Penasaran ? Yuk mari kita simak ini dia 5 fakta menarik tentang satelit Bulan.
1. Bentuk Bulan Tidak Bulat
Bulan sesungguhnya tidak berbentuk bulat seperti yang kita lihat pada saat malam hari.
Sebaliknya Bulan justru memiliki bentuk seperti telur. Pusat massa bulan ini, sebenarnya bukan ada pada pusat geometris bulan, tetapi sebenarnya ada pada 2 km dari pusat geometris bulan.
2. Memiliki Gravitasinya Jauh Lebih Kecil dari Bumi
Bumi memiliki gravitasi sebesar 9,8m/s², sedangkan gravitasi di bulan sesungguhnya jauh lebih kecil, yaitu 1,62m/s².
Gravitasi di bulan lebih kecil serta lebih lemah karena ukurannya yang lebih kecil jika dibandingkan dengan bumi.Sementara itu, diameter Bumi sekitar 12.742 km dan bulang mempunyai diameter sekitar 3.474 km, yang artinya 1/4 dari ukuran bumi.
Dikarenakan gravitasinya ini yang lebih rendah, maka berat badan kita akan ‘menyusut’ di bulan.
Oleh karena itu, berat badan kita kemudian akan menjadi 16,5 persen dari berat badan normal kita di bumi.
Tentu saja, jika astronaut itu kembali ke bumi, berat badannya kemudian akan kembali seperti sedia kala.
3. Menjauh dari Bumi 4 cm Per Tahun
Tahukah kamu bahwa Bulan terus secara perlahan-lahan bergerak menjauhi bumi? Faktanya, menurut penelitian, bulan kemudian menjauhi bumi sekitar 4 cm setiap tahunnya.
Jika ini masih terus terjadi selama 50 miliar tahun ke depan, maka sangat membutuhkan waktu sekitar 47 hari untuk mengorbit bumi, bukan 27,3 hari seperti sekarang.
4. The Big Whack
Fakta tentang bulan pertama, Bulan terbentuk sebagai akibat tabrakan yang dikenal juga sebagai Dampak Raksasa atau Big Whack.
Teori ini dapat diartikan sebagai ketika sebuah benda raksasa seukuran planet Mars yang kemudian menghantam Bumi 4,6 miliar tahun yang lalu dan tak setelah adanya matahari dan tata surya.
Kemudian, awan batu menguap dan hilang (campuran Bumi dan berbagai benda lainnya) yang menuju ke orbit yang ada di sekitaran Bumi.
5. Terjadi Gempa di Bulan
Astronaut Apollo yang menggunakan seismometer selama kunjungan mereka ke bulan serta menemukan bahwa Bulan bukanlah tempat yang statis.
Gempa bulan kecil, yang berasal dari beberapa mil (kilometer) di bawah permukaan, diperkirakan disebabkan karena adanya tarikan gravitasi Bumi.
Selain itu, kadang-kadang getaran kecil ini akan muncul di permukaan, dan gas keluar.
Lalu, para ilmuwan mengatakan bahwa mereka beranggapan kalau bulan mempunyai inti panas yang sebagiannya meleleh atau sama halnya dengan inti bumi.
Nah jadi udah taukan sob , 5 fakta menarik tentang satelit yang satu ini ? semoga bermanfaat yak sob.
Editor : Meitika Candra Lantiva