RADAR JOGJA - Sungai Opak adalah salah satu sungai terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berasal dari air yang mengalir di lereng Gunung Merapi.
Sungai ini memiliki panjang sekitar 65 km.
Daerah aliran sungai (DAS) Opak meliputi Kabupaten Sleman, Kota mcYogyakarta, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Gunungkidul.
Sungai Opak yang berubah warna menjadi hijau di daerah Kapanewon Imogiri, Bantul, menarik banyak perhatian dari netizen.
Warna hijau menghiasi aliran Sungai Opak yang berada di bawah jembatan Barongan, Imogiri.
Aliran sungai di sisi utara jembatan tampak lebih hijau daripada di sisi selatan yang warnanya lebih pudar.
Beredar sebuah video, warna hijau di Sungai Opak ini disebabkan oleh eceng gondok yang banyak tumbuh di dalamnya.
"Fenomena eceng gondok tutupi permukaan sungai Opak di daerah ini," ketik Merapi Uncover yang dikutip dari akun Twitter @merapi_uncover pada Sabtu (4/11/2023).
Eceng gondok adalah salah satu jenis tumbuhan air yang hidup mengapung di permukaan air.
Kandungan bahan organik yang tinggi di air, yang berasal dari limbah industri, rumah tangga, atau pertanian, yang menjadi sumber nutrisi bagi eceng gondok.
Eceng gondok yang tumbuh berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat, seperti mengurangi kadar oksigen terlarut di air, mengganggu keseimbangan ekosistem, menyebabkan penyumbatan aliran sungai, banjir, bau tidak sedap, dan penurunan nilai estetika sungai.
Salah satu cara penanggulangan yang bisa dilakukan adalah mengolah eceng gondok menjadi produk yang bermanfaat, seperti pupuk organik, pakan ternak, bahan bakar, atau kerajinan.
Editor : Bahana.