RADAR JOGJA -Tanah jawa lekat dengan mitosnya. Termasuk tanaman, dibalik keindahan dan kerindangannya kadang kala dikait-kaitkan dengan hal mistis. Mitos itu kemudian berkembang dari mulut ke mulut. Salah satunya menanam bunga wijayakusuma. Konon, bila menanam bunga ini bakal kejatuhan berkah. Membawa keberuntungan tersendiri bagi keluarga si penanam.
Mengutip laman rumah.com, mitos ini berkembang dan diperkuat dengan cerita masa lampau yang berkaitan dengan zaman kerajaan. Bunga wijayakusuma ini kental dikait-kaitkan dengan raja-raja dari kerajaan Majapahit.
Dalam budaya yang ada, seorang raja baru, sebelum naik tahta diwajibkan memetik bunga ini ketika mekar. Hal ini konon disangkut pautkan dengan tahta raja untuk mendapatkan kejayaan bagi kerajaannya di kemudian hari.
Tidak hanya cerita raja, dulu menurut cerita yang beredar, ada seorang tokoh bernama Ki Ageng Selo. Sekitar 1970 silam diberikan mandat oleh Presiden Soeharto untuk menanam bunga ini di halaman Istana Negara. Dan bunga ini pun diambil langsung dari Pulau Nusakambangan.
Selain itu, beredar mitos yang berkembang bahwa barang siap yang melihat atau menyaksikan mekarnya bunga wijayakusuma di malam hari, maka dia juga akan mendapatkan keberuntungan.
Namun lepas dari benar tidaknya mitos-mitos tersebut, keberuntungan bisa saya menaungi semua orang. (mel)