Peringati Hari Jadi Kulon Progo, Jam Layanan Masyarakat Disdukcapil dan Kapanewon Jadi Sorotan

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:17 WIB
Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

KULON PROGO - Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo yang digelar Kamis (15/10/2026) malam dan berpusat di Alun-alun Wates (Alwa) mendapatkan sorotan tajam dari banyak pihak.

Bukan hanya soal rangkaian acara yang dimeriahkan dengan 7.500 obor yang disorot karena dianggap tidak relevan dengan isu sosial dan lingkungan.

Tetapi juga layangan masyarakat di tingkat kapanewon yang terganggu, karena jam pelayanan tutup lebih awal dari waktu semestinya.

Sebagaimana dikutip dari postingan Instagram Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulon Progo.

Jam pelayanan Disdukcapil dan 12 Kapanewon mengalami penyesuaian, yang semula pukul 08.00-16.00 WIB, menjadi lebih singkat, pukul 08.00-11.00 WIB.

Penyesuaian jam layanan ini terjadi adanya rangkaian hari jadi kabupaten.

Baca Juga: Manfaatkan Sumur Dalam, Brigade Pangan Klaten Panen Padi di Musim Kemarau

Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin menilai, penyesuaian jam layanan sejumlah OPD dinilai tak wajar karena terlalu singkat.

Padahal, puncak peringatan hari jadi dilaksanakan di malam hari.

"Hari jadi memang momentum penting, tapi jangan sampai mengganggu layanan masyarakat," ucap Aris, Kamis (15/10/2026).

Aris menyampaikan, momentum hari jadi seharusnya disibukkan dengan semangat memberikan layanan terbaik.

Bukan kebalikannya, membatasi layanan ke masyarakat.

Terutama Disdukcapil yang memiliki peran penting pada administrasi kependudukan.

Baca Juga: Statistik Bagayoko bersama PSS Sleman, Catat 298 Menit Bermain, Sumbang 1 Assist, Selalu Starter

Lembaga legislatif meminta, agar OPD tetap membuka layanan seperti biasanya.

Jika dibutuhkan penyesuaian, OPD dapat melakukan penyesuaian tanpa mengurangi jam pelayanan.

Itupun, kualitas layanan harus berlangsung dengan optimal.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono mengaku kaget.

Lantaran, tidak ada instruksi dari pemkab untuk penyesuaian jam layanan masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kabupaten Kulon Progo. 

Layanan ke masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya, walau OPD disibukkan dengan persiapan hari jadi.

Baca Juga: Eberechi Eze: Jika Anda Tidak Ingin bermun, Berarti Anda Berada di Tempat yang Salah

"Jujur saya belum tahu itu, tapi tidak ada instruksi untuk penyesuaian jam layanan," ucapnya.

Triyono menyampaikan, hari jadi memang dirayakan bersama-sama dan meriah.

Akan tetapi, setiap OPD diharapkan tetap fokus pada layanan masyarakat. 

"Masyarakat pasti membutuhkan layanan dasar, seperti administrasi kependudukan. Kami akan tindak lanjuti ini," tandasnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
Hari Jadi Kulon Progo Jam Layanan Masyarakat Disdukcapil DPRD Kulon Progo kapanewon