Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Murid dan Guru, Kulon Progo Tata Ulang Sekolah hingga Buka Beasiswa

AZ
CEK: Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menindaklanjuti laporan pagar rusak di SMPN 4 Pengasih. (FOTO: ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
CEK: Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menindaklanjuti laporan pagar rusak di SMPN 4 Pengasih. (FOTO: ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

Advertisement

KULON PRGO - Pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan menjadi fokus tersendiri bagi Pemkab Kulon Progo. Penataan sektor pendidikan untuk memperkuat kualitas anak daerah dilakukan melalui beberapa program strategis. Mulai dari regrouping sekolah hingga beasiswa sarjana.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan, penataan sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan berjalan bersamaan. Sekolah-sekolah yang menjadi tanggung jawab kabupaten terus diupayakan untuk peningkatan kualitas.

Baca Juga: Usia 75 Tahun, Kulon Progo Genjot Perbaikan Infrastruktur: Fokus Benahi Ratusan Kilometer Jalan

"Kami berupaya menata SDM guru dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui regrouping," ucap Agung.

Upaya penguatan sektor pendidikan diawali dengan kebijakan regrouping sekolah. Kebijakan regrouping atau penggabungan sekolah diterapkan untuk menyikapi fenomena krisis murid dan guru. Krisis murid membuat pembelajaran di sekolah tak efektif dan berpengaruh pada hak guru berupa tunjangan profesi guru (TPG). Di samping itu, regrouping bertujuan untuk mengoptimalkan kuantitas guru yang saat ini mencapai tahap minus growth atau jumlah rekrutmen tak sebanding dengan laju pensiun. Kebijakan ini mempertimbangkan kajian akademis yang memperlihatkan peningkatan kualitas pendidikan setelah regrouping.

Baca Juga: Lega! RSUD Bakal Dibangun di Wilayah Utara Kulon Progo, Ini Alasan Pemkab

Tahun ini, pemkab turut menyediakan beasiswa non APBD. Program beasiswa itu menyasar kalangan ASN, pelajar lulus SMA sederajat, hingga masyarakat luas. Skema pembiayaan menggunakan pendekatan kerja sama antarinstansi, universitas, hingga Baznas. Penyediaan beasiswa ini, menjadi langkah awal kenaikan kualitas SDM anak daerah. (gas/zam)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Usia 75 Tahun, Kulon Progo Genjot Perbaikan Infrastruktur: Fokus Benahi Ratusan Kilometer Jalan

Usia 75 Tahun, Kulon Progo Genjot Perbaikan Infrastruktur: Fokus Benahi Ratusan Kilometer Jalan

Kabupaten Kulon Progo menginjak usia 75 tahun. Di usia yang kian matang ini, Pemkab Kulon Progo terus berkomitmen membenahi berbagai sektor.

Lega! RSUD Bakal Dibangun di Wilayah Utara Kulon Progo, Ini Alasan Pemkab

Lega! RSUD Bakal Dibangun di Wilayah Utara Kulon Progo, Ini Alasan Pemkab

Warga Kulon Progo yang tinggal di wilayah utara bisa bernapas lega. Harapan untuk memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih dekat bisa segera terwujud. Pemkab Kulon Progo berencana membangun rumah sakit tipe C

Pagar SMP Negeri 4 Pengasih Ditopang Tiang Kayu, Bupati Kulon Progo Janjikan Perbaikan Tahun 2027

Pagar SMP Negeri 4 Pengasih Ditopang Tiang Kayu, Bupati Kulon Progo Janjikan Perbaikan Tahun 2027

Tembok pagar SMP Negeri 4 Pengasih di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih nyaris roboh. Bangunannya sudah miring. Kini kondisinya ditopang dengan kayu bambu. Hal ini mendapat sorotan khusus dari Pemkab Kulon Progo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer