KULON PROGO - Sektor pariwisata kian menggeliat. Itu ditandai dengan moncernya beberapa destinasi. Sebut saja Pantai Glagah dengan wisata sunset-nya dan Paralayang Giri Sembung. Karena itu, pemkab bakal memperkuat sektor yang memiliki multi effect player ini.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan, pariwisata di Bumi Binangun merupakan paket lengkap. Kulon Progo dianugerahi daerah pesisir dan perbukitan. Seluruh potensi ini digarap beriringan. Di perbukitan, contohnya, objek wisata Giri Sembung disulap menjadi destinasi minat khusus paralayang. Pantai Glagah dibangun dengan peran masyarakat.
"Wisata di Kulon Progo mengarah ke experience tourism," ucap Agung.
Baca Juga: Krisis Murid dan Guru, Kulon Progo Tata Ulang Sekolah hingga Buka Beasiswa
Moncernya destinasi-destinasi ini, kata Agung, berbanding lurus dengan tingkat kunjungan. Berdasar data, tingkat kunjungan hingga Juli 2026 tembus 1,81 juta wisatawan.
Menurutnya, lonjakan tingkat kunjungan ini harus dibarengi dengan penguatan tata kelola retribusi daerah.
"Arahnya ke digitalisasi," katanya.
Baca Juga: Usia 75 Tahun, Kulon Progo Genjot Perbaikan Infrastruktur: Fokus Benahi Ratusan Kilometer Jalan
Melihat lompatan tingkat kunjungan ini, Agung memastikan pemkab tidak akan berpangku tangan. Pemkab akan menangkap peluang ini dengan mengembangkan iklim investasi daerah. Apalagi, pemkab telah memiliki inovasi land pocket.
"Kami menyediakan informasi terpadu lahan potensial untuk investasi. Informasi tersebut dapat diakses dengan mudah oleh investor," tambahnya. (gas/zam)
Sumber : Radar Jogja