PDAM Kulon Progo Diminta Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas Pelayanan Air Bersih Bumi Binangun

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:13 WIB
PENAMPAKAN DARI ATAS: Penampungan air di SPAM Kamijoro yang mulai beroperasional pada 2025. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
PENAMPAKAN DARI ATAS: Penampungan air di SPAM Kamijoro yang mulai beroperasional pada 2025. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
 

KULON PROGO - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun mendapat pekerjaan rumah dari Pemkab Kulon Progo.

BUMD itu, diminta meningkatkan kualitas hingga kuantitas pelayanan air bersih.

Mengingat, wilayah Bumi Binangun terus berkembang semenjak Yogyakarta International Airport (YIA) beroperasi.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan, PDAM merupakan BUMD yang memiliki orientasi pelayanan ke masyarakat.

Bukan sekedar profit oriented, setiap pelayanan PDAM harus mempertimbangkan kenyamanan hingga kepuasan pelanggannya.

Baca Juga: Jaksa Tunjukan 80 Lebih Bukti Baru di Sidang 11 Pengasuh Daycare Little Aresha

Sehingga, PDAM terus didorong agar berkembang.

"Ini PR-nya PDAM dan dewan pengawas yang baru, untuk meningkat beberapa aspek dengan orientasi masyarakat," ucap Agung, Kamis (1/10/2026).

Agung menyampaikan, PDAM Tirta Binangun mengalami pergantian dewan pengawas (Dewas).

Sebelumnya, Dewas PDAM Tirta Binangun dijabat Asisten Administrasi Umum Setda Kulon Progo Eko Wisnu Wardhana.

Kini jabatan itu, digantikan Kepala DPMPTSP Kulon Progo Sarji.

Tugas awal dewas yang baru adalah meningkatkan peforma PDAM.

Hingga tahun 2025 lalu, jumlah pelanggan distribusi air bersih PDAM mencapai 47 ribu sambungan rumah (SR).

Baca Juga: Bongkar Penyelundupan Mesin Pesawat Rp30 Miliar di Batam, 4 Orang Jadi Tersangka

Angka ini, menunjukkan kenaikan peminat untuk sambungan air bersih ke rumah-rumah.

Melihat potensi itu, pemkab mendorong agar PDAM terus mengembangkan jumlah sambungan rumah.

Lantaran, kebutuhan air bersih merupakan hak dasar masyarakat.

Pemkab mendorong agar wilayah yang sudah tersambung pipa distribusi air utama dapat digenjot dalam hal kuantitas pelanggan.

Lantaran, tarif PDAM lebih terjangkau dibanding masyarakat harus membeli air dengan tangki.

Selain itu, PDAM diminta mulai menyasar kawasan perumahan yang sedang dan telah dibangun.

Baca Juga: Truk Overkapasitas Rusak Jalan Kulon Progo, Ketua DPRD Sebut Pajak Tambang 'Tak Sebanding'

Mengingat perkembangan perumahan di Bumi Binangun terus mengalami peningkatan.

"Masih banyak perumahan yang belum tersambung PDAM, itu perlu dioptimalkan," ungkapnya. 

Kendati mengejar kuantitas pelanggan, Agung berharap PDAM tak mengabaikan kualitas air bersih.

Lantaran, masih banyak keluhan masyarakat terkiat air keruh hingga debit air PDAM yang tak mengalir.

Dampaknya, warga tak mendapat layanan terbaik. Padahal masyarakat telah membayar iuran setiap harinya.

Selain itu, layanan PDAM turut diminta on call 24 jam dalam menerima keluhan hingga masukan dari masyarakat. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
tarif PDAM Bupati Kulon Progo Agung Setyawan PDAM Tirta Binangun Pemkab Kulon Progo BUMD