Lagi-Lagi Mual dan Muntah usai Santap MBG, Kini Korbannya Siswa MTS Maarif Jangkaran, Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 17:12 WIB

 

Siswa di MTS Maarif Jangkaran jadi korban keracunan usai menyantap MBG
Siswa di MTs Maarif Jangkaran jadi korban keracunan diduga usai menyantap MBG

 

 

 

 

KULON PROGO – Dugaan keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, menimpa puluhan siswa MTS Maarif Jangkaran, Temon, Kulon Progo Rabu (16/9). Mereka mengalami gejala mual muntah hingga pusing setelah memakan menu MBG.


Kepala Madrasah MTS Maarif Jangkaran Muh Nizar menyampaikan, kejadian keracunan bermula dari keluhan siswa pada pukul 11.00, Rabu (16/9).

Terdapat 27 siswa yang mengalami gejala keracunan, berupa mual, muntah, dan pusing. Dari puluhan siswa yang mengalami mual muntah itu, empat siswa mendapat perawatan di Puskesmas Temon 2.

Baca Juga: Prediksi Skor Barcelona vs Racing de Santander di La Liga, Update Tim, Starting XI dan Skor Akhir

 "Empat siswa dengan gejala kemudian dirujuk ke puskesmas," ucap Nizar, saat ditemui Radar Jogja di ruang kerjanya, Rabu (16/9).


Nizar menyampaikan, mayoritas siswa hanya mengalami gejala ringan dan tak membutuhkan perawatan lanjutan. Dari empat siswa yang dirawat ke puskesmas, gejala mereka hampir sama yaitu mual muntah dan pusing. Setelah mendapat perawatan dari puskesmas, empat siswa diperbolehkan pulang pada pukul 14.00.


Pihak sekolah tak bisa mengatakan penyebab gejala keracunan terjadi. Namun, kuat dugaan gejala keracunan akibat siswa mengonsumsi MBG.

Baca Juga: Jembatan Garuda di Gunungkidul Belum Jadi Pilihan, Warga Gatak Masih Andalkan Jembatan Lama

Lantaran, siswa yang mengonsumsi MBG-lah yang merasakan gejala mual muntah. "Kebanyakan dari kelas 9 dan sedikit dari kelas 7, mereka makan MBG dahulu," ungkapnya.


Menu MBG yang dimakan berupa, nasi, sayur jipang, dan ayam goreng. Nizar mengaku, sempat mencicipi makanan tersebut, dan tak ada masalah dengan rasa ataupun menemukan keanehan.


Kepala Puskesmas Temon 2 Viera Junife Thenu menyebut, empat siswa MTS Maarif Jangkaran sempat mengalami gejala keracunan. Keracunan masih berupa dugaan, berdasarkan pengamatan tenaga medis atas gejala yang dirasakan siswa.

Baca Juga: Derby DIY PSIM vs PSS Belum Pasti Digelar dengan Penonton, Polda Masih Kaji Keamanan

 "Empat siswa datang ke sekolah, dua di antaranya mendapatkan layanan oksigen," ungkapnya.


Viera menjelaskan, dua siswa sempat mendapat perawatan intensif. Lantaran, dua siswa tersebut mengalami gejala mual pusing dan muntah. Siswa tersebut perlu mendapatkan suplai oksigen. Sedangkan dua siswa lain, cukup mendapat perawatan dan obat.


Temuan empat siswa bergejala, membuat Puskesmas Temon 2 menerjunkan personel medis. Pihaknya melakukan pengamatan dan menarik data di lapangan. Ditemukan gejala serupa yang menimpa puluhan siswa. Total siswa terdampak gejala keracunan sejumlah 30 orang.(gas/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
mual muntah keracunan mbg MTs Maarif Kulon Progo Dugaan keracunan