Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kabel, Lampu, hingga Tanaman Hilang, DLH Kulon Progo Ungkap Pencurian dan Perusakan di Taman Kota

Anom Bagaskoro • Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:10 WIB

 

TEDUH DAN ASRI: Suasana di Alun-Alun Wates, kemarin (3/7).
TEDUH DAN ASRI: Suasana di Alun-Alun Wates, kemarin (3/7).

 

 

KULON PROGO - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo kecolongan dengan tindak perusakan dan pencurian beberapa fasilitas taman kota. Mulai dari kabel, lampu, hingga tanaman perindang pernah dicuri oknum yang kini belum terungkap. Kejadian pencurian juga bukan sekali, namun beberapa kali.

Kepala UPTD Persampahan dan Pertamanan DLH Kulon Progo Budi Purwanta menjelaskan, pencurian dan perusakan pada fasilitas taman kota bukan kali pertama. Lantaran, berulang kali kejadian serupa telah ditemukan.

Pihaknya mengaku, metodenya pencurian dan perusakan juga berbeda-beda. "Terakhir kali di Taman Binangun, baru diganti kabelnya sudah hilang," ucap Budi, Jumat (10/7).

Baca Juga: Tidak Diambil Pemilik, Barang Bukti Penertiban Street Coffee Menumpuk di Kantor Satpol PP Kota Jogja: Begini Katanya!

Budi menjelaskan, pencurian kabel di Taman Binangun terjadi pada awal Juli 2026 lalu. Diduga pencurian kabel terjadi di malam hari. Lantaran, saat petugas taman melakukan perawatan di pagi hari telah ditemukan pengrusakan fasilitas dan pencurian.

Taman Binangun yang terletak di sisi barat Taman Budaya Kulon Progo itu tak diawasi petugas di malam hari, termasuk tak adanya kamera pengawas.

Petugas taman mendapati, instalasi listrik sepanjang 50 meter telah hilang. Kabel yang seharusnya tertanam di dalam tanah telah raib. Diduga, pelaku mencabut kabel secara paksa hingga mengakibatkan fasilitas pedestrian yang dilewati jalur instalasi ikut rusak.

Baca Juga: Fasilitas Taman hingga Tanaman Perindang di Kulon Progo Kerap Hilang, DLH Minta Warga Melapor Bila Melihat Aktivitas Mencurigakan

Pencurian kabel ini, membuat lampu Taman Binangun tak menyala. "Total tujuh lampu mati, membuat taman gelap, kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 10 juta," ungkapnya.

Kejadian pencurian dan perusakan fasilitas taman ini bukan kali pertama. Lantaran, pencurian pernah terjadi di Taman Kedunggong. Pihaknya rutin melakukan penggantian kabel jika telah rusak. Namun setelah diganti, kabel instalasi lampu taman justru raib digondol maling.

Tak hanya kabel, DLH menemukan tindakan pencurian lampu taman. Banyak lampu taman yang diduga dicuri oknum tak bertanggung jawab. Tak hanya lampu penerangan, lampu led strip sebagai penghias taman pernah menjadi korban pencurian.

Baca Juga: Guru Paud, Siswa SMA hingga Mahasiswa Ikuti SR Camp  2026

"Tanaman juga pernah dicuri, ini yang membuat kami bingung dan heran," ungkapnya.

Budi mengaku, bingung dengan beberapa kali insiden pencurian. Lantaran, barang yang dicuri tergolong aneh-aneh. Salah satunya, tanaman hias yang biasa untuk memperindang taman, ikut dicuri.

Pihaknya mengakui, pengawasan taman di malam hari cukup longgar. Lantara, taman tak dilengkapi kamera pengawas. Hanya Taman Wana Winulang yang diawasi dua kamera pengawas. Sedangkan taman lain tak dilengkapi kamera pengawas.

 

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat ikut membantu dalam menjaga fasilitas bersama. Apabila menemukan aktivcitas mencurigakan, warga dapat melapor ke pihaknya atau kepolisian setempat. (gas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Kulon Progo #taman kota #kabel #DLH #Alun-alun Wates