Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembangunan Sekolah Rakyat Gulurejo Kulon Progo Mencapai Tahap Akhir, Tahun Ajaran Baru 2026/2027 Mulai Beroperasi

Anom Bagaskoro • Rabu, 24 Juni 2026 | 17:02 WIB
FINISHING: Pekerja Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Gulurejo merangkai kursi untuk persiapan operasional sekolah. (Dokumentasi Sekolah Rakyat)
FINISHING: Pekerja Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Gulurejo merangkai kursi untuk persiapan operasional sekolah. (Dokumentasi Sekolah Rakyat)

 

KULON PROGO - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah mencapai 90 persen.

Diprediksi sekolah segera rampung dan beroperasi pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027 mendatang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Prasarana Strategis DIY Risky Putra menjelaskan, pembangunan sekolah rakyat di Kulon Progo telah memasuki tahap akhir, finishing gedung dan landscape. 

Baca Juga: Kuota Beasiswa Retrieval Belum Banyak Dimanfaatkan, Disdikpora DIY Gelar Sosialisasi Beasiswa

"Capaian per Selasa (23/6/2026) 90,031 persen, ini masih on schedule atau sesuai jadwal dari kontrak kami," ucap Risky, saat dihubungi Radar Jogja, Rabu (24/6/2026).

Pada pembangunan gedung kelas hingga asrama, pekerjaan struktur hingga finishing telah rampung.

Sisanya, pemasangan perkuncian dan furniture, serta landzcape kawasan Sekolah Rakyat.

Seperti penanaman sejumlah pohon, dan rumput di beberapa titik.

Demikian pembangunan sarpras olahraga telah rampung, tinggal perapihan.

"Furniture seperti meja, kursi, dan sarpras asrama sudah datang sejak dua bulan lalu, sekarang tinggal merangkai saja," ungkapnya.

Baca Juga: HIPMI DIY Dukung Pembenahan MBG, Minta BGN Buka Meja Dialog dengan Mitra Dapur

Pihaknya optimis pembangunan sekolah rakyat akan rampung Tahun Ajaran Baru 2026/2027 ini.

Pihaknya mengakui, pembangunan sempat terhambat pada pekerjaan pematangan lahan.

Lantaran, kontur tanah di Gulurejo mayoritasnya berbukit.

Alhasil diperlukan penataan lahan berupa cut and fill tanah, agar pembangunan dapat berjalan optimal serta sesuai desain.

Pekerjaan itulah yang menjadi tantangan selama pembangunan.

Baca Juga: Jadi Rangkaian MJM 2026, Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan untuk Perluas Akses Layanan Kesehatan dan Warisan Budaya Yo

Menurutnya, pekerjaan berhasil dioptimalkan dengan beragam skema dan optimalisasi alat berat.

Saat memasuki pekerjaan struktur dan arsitektur, pihaknya turut menggelontorkan tambahan pekerja hingga total mencapai 1.238 pekerja.

"Dari beragam daerah, pekerja disini merupakan salah satu daerah dengan pekerja paling banyak," ungkapnya.

 

Disebutkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo mencapai Rp 214 miliar, berdiri di tanah 7,1 hektare.

Dengan waktu pekerjaan mencapai 220 hari kalender.

Pembangunan Sekolah Rakyat memiliki daya tampung 1.080 orang, dengan total sebanyak 24 unit bangunan.

Adapun penjangkauan siswa Kulon Progo mencapai 90 siswa SD, 90 siswa SMP, 90 siswa SMA.

Baca Juga: Kejari Kota Jogja Terapkan Pasal Berlapis Bagi Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah di Kasus Daycare Little Aresha

 

Sebelumnya, Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kulon Progo Sulir menjelaskan, penjangkauan untuk siswa sekolah dasar telah dilakukan.

Khusus pada jenjang SMP dan SMA telah memuhi ketersedian kuota.

Akan tetapi, kendala ditemukan saat melakukan penjangkauan siswa pada jenjang SD.

"Masih banyak orangtua siswa SD yang belum merelakan anaknya tinggal di asrama," ungkapnya. (gas) 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pembangunan Sekolah Rakyat Gulurejo #Tahap Akhir #Tahun Ajaran Baru 2026/2027 #Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Prasarana Strategis DIY Risky Putra #Kulon Progo