KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kulon Progo mendapati ratusan hewan kurban terjangkit cacing hati.
Temuan ini berdasarkan akumulasi tiga hari pelaksanaan kurban selama Idul Adha.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dispertapa Kulon Progo Yuriati menjelaskan, selama pelaksanaan kurban petugas kesehatan hewan melakukan kunjungan untuk melihat proses penyembelihan.
Petugas juga diminta untuk mengecek kesehatan hewan, sebelum dan sesudah penyembelihan.
Termasuk memeriksa kondisi daging dan hati hewan kurban.
"Ada 240 hewan ternak terjangkit cacing hati, data ini diambil dari 11.364 ekor hewan kurban atau 87,09 persen data masuk," ucap Yuriati, Senin (1/6/2026).
Yuriati menyampaikan, pihaknya memantau setiap penyembelihan hewan kurban di Bumi Binangun.
Kondisi itu, membuat data masih terus bergerak dan diolah hingga sekarang.
Akan tetapi, dengan data sementara ini pihaknya dapat memastikan beberapa hal.
Temuan cacing hati di Bumi Binangun belum terlalu banyak berpengaruh ke hewan ternak.
Pasalnya, saat cacing hati ditemukan, kondisi hai masih dalam taraf kerusakan ringan hingga sedang.
Sehingga masyarakat masih dapat mengkonsumsi hati, asalkan dilakukan pembersihan mendalam.
Ciri hati tak layak konsumsi di antaranya organ hati sudah mengeras, permukaan tak rata, hingga hati membengkak.
Keberadaan cacing hati pada hewan kurban tergolong wajar.
Pasalnya, cacing hati banyak ditemui di wilayah tropis yang endemis infeksi cacing.
Hewan ternak yang terinfeksi cacing hati tak mudah diketahui.
Hewan ternak tetap gemuk.
Gejala baru terlihat setelah infeksi berat, dengan kondisi tubuh hewan ternak semakin lesu, hingga bulu kusam.
"Kebanyakan hewan kurban berasal dari luar daerah, jadi riwayat penyakitnya tidak terkontrol," ungkapnya.
Baca Juga: Live Malam ini, Berikut Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U19 2026
Yuriati menyampaikan, kebanyakan hewan kurban di Bumi Binangun berasal dari luar daerah.
Hal ini membuat pihaknya kesulitan mendeteksi riwayat penyakit hewan kurban dengan temuan cacing hati.
Akan tetapi, pihaknya memastikan peternak di Kulon progo telah mendapat sosialisasi penggunaan obat cacing hati setiap tahunnya.
Tujuannya mencegah infeksi cacing hati di ternak. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva