Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang Idul Adha, Harga Cabai Rawit Merah di Kulon Progo Tembus Rp 100 Ribu di Pasaran

Anom Bagaskoro • Rabu, 13 Mei 2026 | 15:04 WIB
MAHAL: Pedagang Pasar Kalurahan Sentolo melayani pembeli. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
MAHAL: Pedagang Pasar Kalurahan Sentolo melayani pembeli. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

KULON PROGO - Jelang Idul Adha komoditas cabai melonjak drastis.

Terutama di tingkat pedagang harga cabai tembus Rp 100 ribu.

Kondisi itu, diprediksi akan terus terjadi hingga Idul Adha.

Pedagang Sayur Pasar Kalurahan Sentolo Sudarmi menjelaskan, kenaikan harga telah terasa sejak dua bulan lalu.

Awalnya, harga cabai masih Rp 30 ribu per kilogram.

Baca Juga: Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kota Jogja Tahun Ini Dipangkas Rp 17 Miliar 

Lalu mengalami kenaikan bertahap, dan semakin melonjak di awal Mei.

"Kemarin masih Rp 90 ribu per kilogram, sekarang sudah Rp 100 ribu," ucap Sudarmi, saat ditemui di lapaknya, Rabu (13/5/2026).

Sudarmi menjelaskan, sepekan lalu harga cabai masih di kisaran Rp 60 ribu.

Namun, setiap harinya harga tersebut terus melonjak drastis hingga mencapai Rp 100 ribu.

Harga ini khusus untuk komoditas cabai merah rawit.

Baca Juga: Prediksi Skor Lens vs PSG Ligue 1 Kamis 14 Mei 2026, Les Parisiens Ingin Segel Gelar Juara

Kenaikan harga komoditas cabai diduga akibat kelangkaan stok cabai.

Banyak petani lokal yang belum memasuki masa panen.

Alhasil, suplai cabai berasal dari luar daerah, seperti Magelang dan Wonosobo.

Kenaikan juga disebabkan rantai pasok yang cenderung mahal.

Kebanyakan pengepul telah mematok harga Rp 80 ribu per kilogram.

Sesampai di pengecer, harganya mencapai Rp 100 ribu.

Baca Juga: Lazio vs Inter Milan Final Coppa Italia, Kapten Nerazzurri Lautaro Martinez Ingin Kawinkan Gelar

Hal serupa juga dirasakan pedagang di Pasar Bendungan Yuniati.

Menurutnya, harga komoditas cabai akan terus melonjak sepekan mendatang, hingga pasca Idul Adha. 

"Harga cabai merah rawit sekarang Rp 80 ribu, sebelumnya Rp 60 ribu," ucapnya.

Selain cabai rawit merah, harga cabai keriting merah turut mengalami kenaikan dari harga Rp 35 ribu menjadi Rp 50 ribu.

Cabai Hijau Keriting naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu

Sedangkan harga cabai jenis lainnya masih dirasa stabil.

Cabai hijau rawit dari Rp 45 ribu menjadi Rp 50 ribu.

Kenaikan ini dipicu kekurangan suplai dari petani ke pedagang.

Baca Juga: UAJY Tambah Dua Guru Besar Baru dari Fakultas Teknik dan Fakultas Hukum

Petani lokal juga belum memasuki masa panen.

Sedangkan, kebutuhan masyarakat terus meningkat.

Pedagang di Bumi Binangun terpaksa bergantung dengan suplai dari Magelang dan Temanggung.

Kenaikan harga ini, turut dirasakan pedagang di Pasar Wates Tabah Prayitno.

Pedagang yaang berjualan di lantai atas Pasar Wates itu mengungkapkan kenaikan harga terjadi selama sepekan terakhir.

Hal ini dipicu kekurangan pasokan cabai, di tengah permintaan masyarakat yang tinggi.

Baca Juga: Dewan Juri dan MC Lomba Cerdas Cernat Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat Telah Dinonaktifkan Buntut Pengurangan Nilai pada Regu SMAN 1 Pontianak

"Ini menjelang Idul Adha jadi wajar harganya naik," ungkapnya.

Tabah menjelaskan, harga cabai cenderung fluktuatif selama sepekan.

 Terkadang harga mengalami penurunan Rp 5 ribu.

 Namun, lebih banyak mengalami kenaikan dengan kisaran Rp 10 ribu.

Kenaikan ini diperdiksi akan terus berlanjut.

Pasalnya, daerah penghasil cabai lokal belum memasuki panen.

Prediksinya kenaikan akan bertahan hingga Idul Adha nanti. (gas)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Harga Cabai Rawit Merah #Kekurangan pasokan #cabai #jelang idul adha #Kulon Progo