KULON PROGO - Pemkab Kulon Progo resmi meluncurkan logo, maskot, dan jingle Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ XVIII 2027.
Maskot porda mengadaptasi salah satu burung endemik Bumi Binangun yaitu Branjangan Srikayangan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Hamam Mutaqim menjelaskan, pembuatan logo, maskot hingga jingle merupakan hasil kerjasama antara pemkab dan KONI.
Tentu, unsur lokalitas Bumi Binangun akan ditampilkan.
Baca Juga: Motor Berlogo BGN Bikin Viral di Medsos Biki Iri Warganet, Kepala BGN Beri Penjelasan Seperti Ini
"Maskotnya diambil dari burung Branjangan Srikayangan, merupakan fauna asli Kulon Progo," ucap Hamam, Selasa (7/4/2026).
Hamam menjelaskan, Branjangan Srikayangan dikenal sebagai burung pejuang.
Lantaran, Branjangan dapat hidup dan beradaptasi di lingkungan gersang.
Hingga kini, burung Branjangan merupakan fauna lokal yang hampir punah.
Lebih spesifik, burung Branjangan merupakan fauna berjenis burung tanah, atau sebagian hidupnya bersarang di sawah atau tanah.
Branjangan atau Mirafra Javanica memiliki corak kuning dan coklat pada bagian bulunya.
Kicauannya juga tergolong unik dan kerap kali menjadi peliharaan pecinta burung.
Penentuan Branjangan sebagai maskot tentu melalui proses panjang.
Diskusi hingga pemilihan harus didasarkan keotentikan serta sifat lokalitasnya.
Penentuan opsi maskot mengerucut pada sisi wisata dan fauna.
Namun, setelah hasil diskusi anjang dipilihlan dari sisi fauna dan mengerucut ke Burung Branjangan.
"Ini burung yang menggambarkan perjuangan, menjadi penyemangat kami semua," ucapnya.
Hamam menjelaskan, sosialiasasi logo, maskot, dan jingle akan dilakukan.
Baca Juga: Gandeng Lintas Pihak, Pemprov Jateng Siapkan Solusi Permanen Banjir Demak
Dalam hal ini, saat peluncuran atlet telah melakukan kirab dengan rute Perkotaan Wates.
Harapannya, masyarakat dapat ikut meramaikan dan menyukseskan kegiatan Porda 2027 yang nantinya Kulon Progo menjadi tuan rumah.
Kontingen tuan rumah nantinya akan menerjunkan 800 atlet untuk 49 cabang olahraga.
Perhelatan olahraga yang dijadwalkan pada September 2027 ini, Kulon Progo menargetkan hasil memuaskan.
Perolehan medali emas ditargetkan minimal sebanyak 74 medali.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan, Si Bravo merupakan nama maskot pada Porda 2027.
Si Bravo merupakan akronim dari Branjangan Victory Kulon Progo.
Fauna itu dipilih untuk mewakili keaslian Bumi Binangun.
"Kami mempersiapkan lebih awal, karena menjadi tuan rumah Porda dan Peparda," ungkapnya.
Walau menjadi tuan rumah, Pemkab Kulon Progo tak akan menggelontorkan anggaran untuk pembangunan venue.
Lantaran, kondisi fiskal daerah lebih mengarah ke pembangunan infrastruktur yang lebih bermanfaat ke masyarakat.(gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva