Keluarga Praka Farizal Rhomadhon Minta Pemerintah Investigasi Serangan Pasukan Perdamaian yang Gugur di Lebanon

Meitika Candra Lantiva • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 17:26 WIB
Kakak Ipar Praka Farizal. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
Kakak Ipar Praka Farizal. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

KULON PROGO - Kematian Prajurit TNI asal Kulon Progo, Praka Farizal Rhomadhon akibat serangan artileri Israel menyebabkan duka mendalam.

Keluarga meminta agar penyebab kematian diusut tuntas. 

Muhammad Fitra Abdul Aziz kakak ipar Praka Farizal menaruh harapan besar kepada Pemerintahan Prabowo Subianto agar mengusut insiden tersebut.

"Harapannya ada investigasi, pemerintah dapat melobi PBB," ucap Fitra, saat ditemui awak media di rumah duka, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Melihat Momen Kedekatan Ahmad Luthfi dengan Dedi Mulyadi

Pemerintah memiliki peran dan kewenangan untuk mendapatkan informasi gugurnya prajurit TNI yang sedang membawa misi perdamaian.

Fitra menjelaskan, kematian adik iparnya saat bertugas di area yang seharusnya tanpa serangan harus diusut secara transparan.

Mengingat kewenangan PBB sebagai kordinator pasukan perdamaian akan dipertaruhkan, apabila tak transparan.

Di samping itu, pertimbangan keluarga mengarah ke psikologi anak Praka Farizal.

Saat ini, Praka Farizal memiliki anak yang baru berumur dua tahun.

Saat dewasa nanti, tentu anaknya akan mempertanyakan penyebab gugurnya sosok pelindung keluarga.

Baca Juga: Kabar Baik bagi Liverpool dan Swedia, Alexander Isak Telah Kembali Berlatih

"Kalau jelas, anak bisa bangga kalau ayahnya sosok pahlawan yang menjaga perdamaian," ujarnya.

Selain permintaan investigasi, keluarga dari Fafa Nur Azila turut meminta proses pemulangan jenazah dapat disegerakan. 

Hingga kini pihak kedua keluarga belum memgang jadwal kepulangan pasti, dan masih menunggu informasi itu.

Sementara itu, Komandan Brigif 25/ Siwah Kodam Iskandar Muda Kolonel Inf Dimar Bahtera menjelaskan, Mabes TNI memberikan penghargaan atas dedikasi Praka Farizal.

Melalui surat keputusan Panglima TNI, Farizal mendapat kenaikan pangkat dari Praka menjadi Kopral Dua (Kopda).

Baca Juga: Semakin Mewah dan Retro, New Honda Stylo 160 Hadir dengan Warna Spesial Burgundy

"Karena gugur dalam bertugas, memiliki hak dimakamkan di taman makam pahlawan," ungkapnya.

Kolonel Inf Dimar mengungkapkan, dedikasi serta kinerja Farizal membuka peluang untuk pemakaman di TMP. 

Pihaknya tak memaksa keluarga untuk memakamkan di TMP.

Apabila, keluarga mengijinkan maka pemakaman dilakukan di TMP.

Mengingat sosok Praka Farizal merupakan pahlawan. (gas)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
keluarga Praka Farizal Rhomadhon investigasi serangan pasukan perdamaian lebanon