Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ditinggal Sholat Ied Gudang Pertanian di Karangsewu Galur Kulon Progo Terbakar, Satu Orang Tewas

Anom Bagaskoro • Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:56 WIB

Personel kepolisian dan warga setempat mendatangi TKP kebakaran.
Personel kepolisian dan warga setempat mendatangi TKP kebakaran.

KULON PROGO - Kebakaran gudang pertanian di Padukuhan Gupit, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur menyebabkan satu korban jiwa tewas. Insiden itu, diawali saat pemilik gudang melaksanakan sholat ied.

Kasihumas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko menyampaikan, insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, Sabtu (21/3). Insiden itu menyebabkan satu gudang milik Keluarga Sumarjo ludes terbakar dan istrinya yang ikut menjadi korban. Gudang pertanian itu, terletak tepat di belakang rumah.

"Pemilik rumah meninggalkan TKP karena hendak mengikuti sholat Ied," ucap Iptu Sarjoko, Sabtu (14/3).

Iptu Sarjoko menjelaskan, insiden kebakaran berawal dari pemilik rumah yang hendak mengikuti sholat Idul Fitri sekitar pukul 06.45 WIB. Pemilik dan anak-anaknya sempat berpamitan dengan korban, yang kala itu diduga sedang sakit. Sekitar pukul 07.30 WIB, pemilik rumah dan anak-anaknya kembali ke rumah setelah sholat.

Nahasnya, gudang pertanian telah dilalap si jago merah, ditandai dengan asap membumbung tinggi. Anak korban sempat melihat gudang pertanian terbakar hebat, dan berusaha memadamkannya. Dibantu oleh warga, pemilik rumah dan anak-anaknya melakukan pemadaman api menggunakan air kolam yang terletak di dekat gudang. Berkat itu, api berhasil dipadamkan.

"Setelah api padam, didapati ada satu korban," ujarnya.

Insiden kebakaran itu, menyebabkan istri Sumarjo meninggal dunia akibat terjebak di dalam gudang. Diduga korban berusaha melarikan diri, namun tak berhasil. Atas kejadian itu, keluarga korban melanjutkan proses pemakaman. Keluarga korban juga menerima kejadian sebagai musibah kecelakaan dan tidak menginginkan dilakukan pemeriksaan medis.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kulon Progo Chris Hartanto membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Pihaknya tak mendapat laporan kebakaran saat kejadian itu berlangsung. Pihaknya baru mendapat informasi kebakaran setelah tiga jam pasca kejadian.

"Kami baru menerima informasi pasca kejadian," ujarnya.

Chris menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati selama meninggalkan rumah di musim mudik lebaran. Pastikan setiap sumber kebakaran, mulai dari kompor hingga listrik dipastikan aman saat ditinggal. Apabila terjadi kebakaran, masyarakat dapat menghubungi nomor dan media sosial Damkarmat Kulon Progo. (gas)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Ditinggal #satu tewas #Kulon Progo #Kebakaran #Sholat Ied