KULON PROGO - Pemkab Kulon Progo memastikan pelayanan arus mudik dan lebaran berjalan dengan baik.
Lantaran, sejumlah fasilitas mulai dari pos pengamanan hingga masjid siap melayani pemudik.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan, apresiasi ke berbagai instansi yang telah bekerjasama dalam menyukseskan mudik Lebaran.
Pemkab telah meninjau tiga pos pengamanan Lebaran dan dinyatakan siap melayani.
"Kami sudah meninjau, dan memastikan pos dapat berjalan lancar," ucap Agung, Senin (16/3/2026).
Agung menyampaikan, fasilitas pos telah siap dan dapat digunakan pemudik atau personel yang berjaga.
Pos yang dikunjungi di antaranya, Pos Pengamanan Pasar Baru Sentolo, Pos Pengamanan Terminal Wates, dan Pos Pengamanan Tambak Dishub Kulon Progo.
Tiga pos ini memiliki fasilitas yang beragam.
Pos Pasar Baru Sentolo menyediakan fasilitas istirahat penuh,Ruang laktasi bagi pemudik yang membawa bayi juga disediakan.
Di samping itu, terdapat layanan servis bagi pemudik yang mengendarai motor.
Layanan ini dapat dimanfaatkan saat pemudik mengalami kendala ringan.
Layanan derek mobil juga dijumpai di Pos Pengamanan Tambak Milik Dishub Kulon Progo.
Terdapat juga layanan servis ringan bagi kendaraan yang mengalami kendala.
Sedangkan, Pos Pengamanan Terminal Wates hampir serupa dengan tempat lain.
Namun, di situ ditugaskan 15 personil dari berbagai instansi untuk memantau arus mudik atau balik.
Selain ketiga pos yang dikunjungi, Polres Kulon Progo juga menyediakan pos pengamanan di Jembatan Kabanaran dan Jalan Wates Purworejo Temon.
Selain pos pengamanan, Dishub Kulon Progo menyiapkan sejumlah 32 personel untuk memastikan arus mudik lancar.
Dalam hal ini, gangguan penerangan jalan umum (PJU) dan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) dipastikan langsung ditangani.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo Wahib Jamil menyampaikan, pemudik bisa beristirahat di masjid.
Lantaran, Lebaran 2026 terdapat program Masjid Ramah Pemudik.
"Rata-rata pos pengamanan berdekatan dengan masjid," ujarnya.
Wahib mengungkapkan, selain pos pengamanan terdapat 28 masjid yang melayani pemudik.
28 masjid ini tersebar di Jalan Nasional yang kerap dilalui pemudi.
Pelayanan ke pemudik juga ditekankan, terutama menyediakan minum hingga tempat beristirahat selama 24 jam. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva