Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polres Kulon Progo Menggelar Apel Kelompok Jaga Warga Dengan Fokus Kamtibmas Ramadan Hingga Terorisme

Anom Bagaskoro • Kamis, 29 Januari 2026 | 17:14 WIB
ROMPI: Perwakilan Jaga Warga mendapat rompi yang dapat digunakan selama bertugas. 
ROMPI: Perwakilan Jaga Warga mendapat rompi yang dapat digunakan selama bertugas. 

KULON PROGO - Polres Kulon Progo kembali menggelar apel kelompok Jaga Warga, di Halaman Mapolres Kulon Progo, Kamis (29/1/2026).

Apel bertujuan memastikan setiap kelompok jaga warga memiliki kesiapan dalam menciptakan kamtibmas menjelang Ramadan hingga isu terorisme di kalangan pelajar.

Dirbinmas Polda DIY Kombes Pol Bagiyo Hadi menyampaikan, kelompok Jaga Warga memiliki peran penting dalam penciptaan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Sehingga, kepolisian merangkul Jaga Warga sebagai mitra yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

"Jaga warga punya peran strategis, serta Kapolda DIY memberikan apresiasi yang tinggi untuk Jaga Warga," ucap Kombes Pol Bagiyo, Kamis (29/1/2026).

Kombes Pol Bagiyo menjelaskan, bulan Ramadan sudah di depan mata.

Potensi ganguan kamtibmas tentu menjadi fokus pihak kepolisian.

Akan tetapi, potensi itu dapat dicegah sebelum menjadi gangguan kamtibmas.

Dalam hal ini, Kelompok Jaga Warga merupakan aktor terpenting dalam upaya pencegahan.

Kelompok Jaga Warga menjadi organisasi di masyarakat yang legal karena dinaungi Peraturan Gubernur.

Selama ini, peran Jaga Warga juga berhubungan dengan Bhabinkamtibmas.

Alhasil dalam pencegahan gangguan kamtibmas cukup efektif.

Baca Juga: Persis Solo vs Persib Bandung, Bojan Hodak Pastikan Layvin Kurzawa dan Dion Markx Tak Dibawa ke Manahan

Harapannya, di momen ramadan nanti, Jaga Warga tetap memberikan kontribus aktifnya.

Selain ramadan, isu terorisme di kalangan anak muda juga disinggung dalam apel tersebut.

Lantaran, banyak temuan anak muda terpapar radikalisme.

Temuan ini menunjukkan hubungan keluarga pada korban terpapar radikalisme menjadi penyebab utama.

Jaga Warga diharapkan mampu menjadi wadah edukasi ke setiap keluarga di masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat mengungkapkan, dukungannya ke aktivitas Jaga Warga.

Kepolisian memang memiliki kewajiban dalam menjaga kamtibmas.

Akan tetapi, tanpa dukungan masyarakat kamtibmas tak mudah diwujudkan.

"Sinergi dengan jaga warga mewujudkan kamtibmas yang terus terjaga, kami cukup optimis dengan itu," ungkapnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#polres kulon progo #kamtibmas #terorisme #jaga warga #ramadan #apel