KULON PROGO - Dampak hujan berkepanjangan di Perbukitan Menoreh membuat sejumlah ruas jalan terputus. Salah satunya, Jalan Granten-Jati, Padukuhan Nganti, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap.
Pantauan Radar Jogja di lokasi longsor, Jalan Granten-Jati masih tertutup longsoran yang memutus akses warga. Material longsor menimbun badan dalan selebar lima meter. Upaya pembersihan telah dilakukan, dengan penerjunan alat berat excavator sejak Rabu (31/12).
Salah satu warga Nganti Dawam mengaku, kejadian longsor telah terjadi sejak Sabtu (27/12) lalu. Saat itu, hujan deras terus mengguyur wilayah Hargotirto selama beberapa hari.
"Rumah saya dekat, sudah ada tanda-tanda tanah retak," ucap Dawam, saat ditemui Radar Jogja di sekitar lokasi longsoran Jumat (2/1).
Dawam menyampaikan, tanda longsoran mulai terlihat sekitar sebulan lalu. Hujan lebat membuat tanda longsoran berupa retakan tanah terisi air. Alhasil, tebing setinggi 20 meter longsor menimpa Jalan Granten-Jati tertutup material longsor sepanjang 15 meter dengan lebar 7 meter.
Upaya warga dalam membersihkan material longsor sebenarnya telah dilakukan. Dengan gotong royong, warga mencoba membuka akses jalan berstatus jalan desa itu. Namun, terjadi longsor susulan lebih besar. Material bukan lagi tanah, melainkan pohon yang ikut roboh terbawa longsoran.
"Materialnya terlalu banyak, kalau warga sendiri tidak mungkin selesai," ungkapnya.
Kejadian itu, membuat akses jalan dari Waduk Sermo menuju jalan provinsi ke Gunung Kelir tertutup. Warga terpaksa memutar sejauh empat kilometer. Di samping itu, jalan alternatif memiliki kontur ekstrem. Sehingga tak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Setelah warga berkonsultasi dengan kalurahan, Pemkal Hargotirto lantas mengajukan usulan pembersihan menggunakan alat berat. Melalui BPBD Kulon Progo penerjunan alat berat dimungkinkan terjadi.
Sementara itu, Kepala BPBD Kulon Progo Setiawan Tri Widada membenarkan adanya longsoran di Jalan Granti-Jati. Pihaknya telah menjalin komunikasi dengan relawan dan organisasi lain untuk membantu pembersihan longsoran menggunakan alat berat. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita