"Kami meninjau tiga pos pelayanan atau pengamanan, dan dua gereja, semua dalam keadaan siap memberikan pelayanan," ucap Agung, saat ditemui Radar Jogja pada peninjuan pos pelayanan Alun-alun Wates, Rabu (24/12/2025).
Agung menyampaikan, pos pelayanan yang ditinjau meliputi Pos Pelayanan Alwa, Pos Pelayanan Dishub Kulon Progo, dan Pos Pengamanan Jatisarono. Ketiga pos tersebut, dipastikan telah siap mentambut masyarakat.
Diprediksi arus lalu lintas di Bumi Binangun akan mengalami peningkatan. Pasalnya, nataru dibarengi dengan libur panjang sejak 25 Desember hingga 28 Desember. Momen ini, akan berlanjut pada libur tahun baru.
Sektor pariwisata menjadi pemantik lonjakan arus lalu lintas. Mengingat, objek wisata di Bumi Binangun tengah menjadi rujukan wisatawan yang berkunjung di DIY. Utamanya area Perbukitan Menoreh dan pesisir pantai.
"Nantinya akan banyak wisatawan, jadi pos pelayanan diharapkan memberikan ruang untuk wisatawan dan pemudik," ungkapnya.
Agung menegaskan, pos pelayanan atau pengamanan harus memberikan ruang bagi pemudik dan wisatawan. Di samping itu, keberadaan pos diharapkan dapat responsif dengan kejadian.
Selain pos, Pemkab Kulon Progo juga memastikan keamanan ibadah natal. Sebelumnya, pengamanan gereja telah diwujudkan melalui sterilisasi oleh Gegana Polda DIY. Sehingga, dipastikan kondusivitas ibadah terjamin.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kulon Progo Lukman Hakim membeberkan peningkatan arus lalu lintas yang terpantau di Pos Pelayanan Dishub Kulon Progo, Tambak Wates.
Kendaraan masih didominasi motor dan mobil pribadi dari arah barat ke timur. Kebanyakan bernopol Jabodetabek dan Jawa Barat.
"Ini sudah mulai terlihat lonjakannya, prediksinya nanti malam terjadi puncak arus," ungkapnya.
Data Dishub pukul 06.00 WIB - 10.00 WIB menunjukkan jumlah kendaraan yang terpantau mencapai 7 ribu. Di hari biasa, arus lalu lintas hanya terpantau di angka 3-5 ribu kendaraan. (gas)