Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dimakan Usia Bangunan SDN Hargotirto Kokap Kulon Progo Rusak, Sudah Disurvai Namun Tak Kunjung Ada Perbaikan

Anom Bagaskoro • Selasa, 9 Desember 2025 | 22:13 WIB
Seorang guru menunjukkan plafon yang berlubang di SDN  Hargotirto Kokap Kulon Progo.
Seorang guru menunjukkan plafon yang berlubang di SDN Hargotirto Kokap Kulon Progo.

KULON PROGO - SDN Hargotirto, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kulon Progo butuh perawatan.

Meski dari luar bagunan ini tampak kokoh dan polesan dindingnya terlihat baru, namun nyatanya, bangunan ini mulai rapuh.

Plafonnya penuh lubang. 

Atap di ruangan kelas mulai keropos.

Dinding sekolah juga muncul retakan.

"Terakhir kali ada plafon ambrol. Ada empat kelas yang mengalami," ungkap Kepala Sekolah SDN Hargotirto Mia Martyaningrum, saat ditemui Radar Jogja di SDN Hargotirto, Selasa (9/12/2025). 

Menurutnya, gedung sekolah sudah berumur puluhan tahun dan sudah sewajarnya mendapatkan pemeliharaan.

Mia menyebut, kerusakan sekolah dalam kategori berat. Sehingga membutuhkan revitalisasi.

Dia mencontohkan, insiden plafon ambrol beberapa kali terjadi.

Hal ini dipicu, oleh lapuknya bahan gypsum yang menempel di rangka plafon.

Memang insiden tak menyebabkan timbulnya korban, saat plafon ambrol dalam posisi kelas kosong.

Akan tetapi insiden itu, membuat guru dan siswa khawatir.

Baca Juga: Komitmen Ciptakan Birokrasi yang Bersih, Gubernur Ahmad Luthfi Raih Dua Penghargaan dari KPK

Jika sewaktu-waktu insiden serupa terjadi pada saat jam pelajaran.

Beberapa kali insiden plafond ambrol, kata Mia, pihak sekolah terpaksa memindahkan pembelajaran ke mushola.

"Tenaga pendidik bahkan melakukan iuran sukarela, untuk perbaikan dengan menambal area plafond yang jebol," katanya.

Area atap kelas menurutnya perlu perhatian khusus.

Apalagi saat musim penghujan seperti ini, atap sering kali bocor.

Hal ini, semakin memperparah kondisi plafon yang telah jebol.

Dan membuat suasana pembelakaran semakin mencekam.

Selain itu, dinding ruang kelas yang tampak kokoh ternyata rapuh.

Dinding tinggalan tahun 70-an itu, perlahan mengikis.

Kusen jendela juga telah termakan rayap.

Kerusakan dilanjutkan pada area belakang sekolah.

"Talud rawan longsor, dan dindingnya sudah bengkah," ungkapnya.

Berbagai upaya pengajuan perbaikan telah dilayangkan kepada Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten setempat hingga ke Kementerian.

Misalnya, program revitalisasi sekolah dari Kemendikdasmen hingga rehab sekolah melalui APBD.

Pada 2024 lalu, sekolah pernah disurvei untuk perbaikan.

Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut pembenahan.

"Belum membuahkan hasil," lanjutnya.

Dia berharap ada perbaikan terhadap bangunan sekolah tersebut.

Sehingga kativitas belajar mengajar berlangsung aman. 

"Supaya anak-anak nyaman bersekolah," ungkapnya.

Disebutkan, total siswa yang bersekolah di SD ini sebanyak 70 siswa.

Sekolah ini menampung siswa dari empat kalurahan. 

Sebelumnya, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana PAUD, Pendidikan Non Formal, SD dan SMP Disdikpora Kulon Progo Wuriandreza Gigih Muktitama menjelaskan, proses inventarisasi sekolah rusak.

Tahun 2025 ini, pihaknya melakukan peninjauan sekolah dengan kategori aset rusak berat.

"Dasar kami masih dapodik ditindaklanjuti dengan peninjauan, salah satunya SDN Hargotirto," ucapnya.

Menurutnya, kondisi SDN Hargotirto jika melohat Dapodik memang masuk kategori rusak berat.

Sehingga, pihaknya segera melakukan peninjauan.

Usai peninjauan, pihaknya akan menyiapkan pengusulan program perbaikan, baik melalui APBD ataupun anggaran kementerian. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#SDN Hargotirto #rusak #Kulon Progo #kemendikdasmen #dinas pendidikan #Pemkab Kulon Progo #plafon jebol #Sekolah #kokap #APBD #bangunan #kementerian