Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pasca Jembatan Kabanaran Diresmikan, Tagihan Listrik Jembatan Kabanaran Ditanggung Pemkab Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Rabu, 26 November 2025 | 23:53 WIB
Jembatan Kabanaran
Jembatan Kabanaran

KULON PROGO - Pasca Jembatan Kabanaran diresmikan, Pemkab Kulon Progo punya pekerjaan rumah (PR) besar. 

Sebab, komponen tagihan listrik pada penerangan jembatan dibebankan pada kabupaten.

 

Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono menjelaskan, pemkab mendapat permintaan untuk mengurus Jembatan Kabanaran.

Namun ia meluruskan, tak semuan komponen jembatan akan diurus atau ditanggung Pemkab Kulon Progo.

Dalam hal ini, Pemkab Bantul diproyeksikan ikut memberikan dukungan untuk mengurus jembatan.

"Memang ada permintaan membantu membayar rekening listrik, dan kami akan berbagi dengan Bantul," ucap Triyono, saat ditemui Radar Jogja di ruang kerjanya, Rabu (26/11/2025).

Triyono menjelaskan, permintaan membantu operasional jembatan berasal dari Balai Pelaksana Jalan Nasional.

Permintaan bantuan, dilandasi oleh kemanfaatan jembatan.

Mengingat 80% bagian jembatan berdiri di atas wilayah Bumi Binangun.

Alhasil, pemkab perlu mempertimbangkan permintaan bantuan itu.

Kendati begitu, pemkab masih mendiskusikan terkait anggaran untuk membayar rekening listrik di Jembatan Kabanaran.

Di samping itu, pemkab perlu berkordinasi dengan Kabupaten Bantul.

Lantaran, 20% jembatan masuk wilayah Bantul.

Saat ini, pihaknya masih berupaya menghitung jumlah kebutuhan anggaran.

"Ini masih kami hitung, yang jelas tidak sampai miliaran rupiah per tahunnya," ungkapnya.

Triyono menyampaikan, kebutuhan anggaran untuk pembayaran rekening listrik jembatan memerlukan diskusi panjang.

Lantaran, anggaran pemkab di tahun 2026 terbatas dan terdampak kebijakan pengurangan TKD.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Penerangan Jalan Umum Dishub Kulon Progo Maike Rusmasari menambahkan, Info terakhir yang didapatkannya, beban listrik lampu pedistrian, gapura, taman di Jembatan Kabanaran akan ditanggung Pemkab Kulon Progo.

"Mulai di tahun 2026 menggunakan APBD, besarannya masih pembahasan," ungkapnya.

Maike mengungkapkan, tak semua penerangan menjadi tanggungan pemkab.

Lantaran, komponen biaya listrik penerangan jalan umum (PJU) menjadi tanggung jawab Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) DIY.

Itupun, taguhan listrik tak akan membebani anggaran.

Mengingat PJU Jembatan Kabanaran telah berbasis sel surya. Otomatis tak membutuhkan sambungan listrik PLN. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#balai pelaksana jalan nasional #tagihan listrik #Pemkab Kulon Progo #Jembatan Kabanaran #Pemkab Bantul