Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jembatan Pandansimo Berubah Nama Jelang Diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Bupati Kulon Progo: Toponominya Berubah

Anom Bagaskoro • Rabu, 19 November 2025 | 16:26 WIB
Jembatan Pandansimo yang telah berubah nama menjadi Jembatan Kabanaran. Jembatan ini menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Bantul.
Jembatan Pandansimo yang telah berubah nama menjadi Jembatan Kabanaran. Jembatan ini menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Bantul.
 
KULON PROGO - Jembatan Pandansimo kini berubah nama menjadi Jembatan Kabanaran.
 
Perubahan nama ini, dilakukan menjelang peresmian oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
 
Menurut informasi yang dikumpulkan Radar Jogja, perubahan nama dari Pandansimo menjadi Kabanaran akibat usulan beberapa pihak.
 
Lantaran, nama Pandansimo tak mewakili entitas keaslian daerah, baik Kabupaten Bantul ataupun Kulon Progo.
 
"Ada usulan, salah satunya dari Pemkab Kulon Progo, sekarang jadi Jembatan Kabanaran," ucap sumber yang tak ingin disebutkan namanya, Rabu (19/11/2025).
 
Baca Juga: Kesadaran Aktivasi IKD di Kota Jogja Belum Optimal, Disdukcapil: Belum Ada Kebijakan Mewajibkan dari Pemerintah Pusat Jadi Kendala
 
Menurutnya, perubahan nama telah diusahakan sejak beberapa bulan lalu.
 
Pemkab Kulon Progo mengupayakan penggantian nama melalui lobi-lobi ke pemerintah pusat.
 
Di samping itu, proses perubahan nama ini diklaim akan mempengaruhi sejumlah administrasi proyek pembangunan jembatan.
 
Pasalnya, sejak munculnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) nama Jembatan Pandansimo yang tercantum.
 
Jembatan Pandansimo, jembatan penghubung Kabupaten Bantul dan Kulon Progo dengan view memukau.
Jembatan Pandansimo, jembatan penghubung Kabupaten Bantul dan Kulon Progo dengan view memukau.
 
Sehingga, administrasi proyek tak bisa diubah secara langsung.
 
Akan tetapi, perubahan nama Kabanaran tetap dimungkinkan terjadi dengan mengganti seluruh dokumen administrasi yang ada.
 
Baca Juga: Ancam Demo, Buruh di Kebumen Minta Minimal UMK 2026 Naik 6,5 Persen
 
Untuk mempercepat perubahan nama, Jembatan Pandansimo dimungkinkan dapat dihibahkan dari aset negara ke pemerintah daerah.
 
Dari situlah, nama jembatan dapat diganti.
 
PERSIAPAN: Tulisan Kabanaran sedang dipasang oleh petugas sebelum peresmian.
PERSIAPAN: Tulisan Kabanaran sedang dipasang oleh petugas sebelum peresmian.
 
Dari pantauan langsung di sekitar tempat peresmian, terdapat monumen tulisan Jembatan Kabanaran.
 
Memastikan, keaslian sumber perubahan nama jembatan yang nantinya diresmikan Presiden Prabowo.
 
Selain monumen tulisan, undanaan yang tersebar ke sejumlah OPD di Bantul maupun Kulon Progo menyebutkan peresmian Jembatan Kabanaran.
 
Sebelumnya, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan cukup getol mengungkapkan perubahan nama Jembatan Pandansimo. 
 
Lokasi jembatan berada di wilayah Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur.
 
Nama infrastruktur seharusnya mengangkat unsur lokalitas, kewilayahan, serta unsur sejarah.
 
Baca Juga: Satu dari Empat Remaja Puteri Anemia, Dinkes Gunungkidul Siapkan 1,2 Juta Tablet Zat Besi
 
"Jembatan Banaran ini sedang diusulkan, berharap toponominya berubah sesuai kewilayahan dan kental unsur keratonnya," ucap Agung, Senin (17/11/2025) lalu.
 
Agung menyampaikan, pihaknya mengupayakan pengusulan penggantian nama jembatan. Kegetolan Pemkab Kulon Progo ini, merupakan tindak lanjut atas kajian sejarah dan nilai budaya.
 
Kalurahan Banaran sendiri dipercaya sebagai cikal bakal terbentuknya Kraton Yogyakarta.
 
Kawasan Banaran dulunya merupakan padepokan, tempat berlatihnya Sutawijaya dan mengumpulkan pasukan di sana. 
 
"Dulu namanya Kabanaran, setelah Merdeka menjadi Banaran," ungkapnya. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Bupati Kulon Progo Agung Setyawan #Jelang peresmian #Kulon Progo #Jembatan pandansimo berubah nama #presiden prabowo subianto #jembatan pandansimo #Jembatan Kabanaran #Prabowo Subianto #prabowo