Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Kulon Progo Segera Menggelar Talent Pool Untuk Jabatan Kepala Dinas

Anom Bagaskoro • Kamis, 13 November 2025 | 22:31 WIB
Kepala BKP SDM Kulon Progo Sudarmanto. 
Kepala BKP SDM Kulon Progo Sudarmanto. 

KULON PROGO - Bupati Kulon Progo Agung Setyawan geram. Dia mengaku sempat kesulitan dalam meregenerasi pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo.

Sebab, banyak PNS yang tak ingin naik eselon.

Alhasil, masalah ini membuat regenerasi jabatan setingkat kepala dinas, kepala bidang (kabid) hingga kepala seksi (kasi) terhambat.

Padahal, setiap tahun PNS di Kulon Progo banyak yang pensiun.

Dari data yang didapat Radar Jogja, sebanyak 15 JPTP kelas kepala dinas, kabid hingga kasi yang kosong.

"Padahal, secara kualifikasi sudah memenuhi, tapi dipromosikan tidak mau," terang Bupati Kulon Progo Agung Setyawan.

Meski tak disebutkan pasti penyebab aparatur sipil negara (ASN) sesuai kualifikasi menolak, namun hal ini menjadi penghambat kinerja keinstansian.

Mengatasi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kulon Progo Sudarmanto mengatakan, akan segera menindak lanjuti hal tersebut.

Dalam waktu dekat, Pemkab Kulon Progo segera menggelar talent pool.

Talent pool merupakan kumpulan kandidat potensial yang memiliki kualifikasi dan minat untuk bekerja di suatu organisasi, baik yang aktif melamar maupun yang pasif yang kemudian akan diseleksi untuk ditempatkan dalam suatu posisi jabatan tertentu.

Baca Juga: Prediksi Prancis vs Ukraina Kualifikasi Piala Dunia Jumat 14 November Kick Off 02.45, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

"Izin manajemen talenta dari Badan Kepegawaian Negara telah dikantongi," ujar Sudarmanto.

Manajeman talenta membuka peluang dalam penataan ASN Lingkup Pemkab Kulon Progo yang proses pengajuan izin terbitnya sudah dilakukan 2024.

"Izin manajemen talenta sudah terbit, sebenarnya proses pengajuan sudah 2024 dan sempat terhenti akibat perubahan kewenangan," ucap Sudarmanto, Kamis (13/11/2025).

 

Lanjut dia, di tahun 2025 ini, pengajuan dilakukan kembali dengan melakukan ekspose ke BKN.

Tujuannya, agar izin segera diterbitkan.

Pasca izin terbit, pihaknya segera melakukan pemetaan potensi SDM.

Saat ekspose di BKN, pemetaan SDM telah dilakukan.

Terdapat ratusan PNS yang masuk dalam pemetaan sumber daya manusia.

Nantinya, hasil pemetaan akan menjadi modal bagi penataan PNS, baik pengangkatan ataupun mutasi jabatan.

"Ada 700 PNS hasil pemetaan, tetapi masih perlu diperbaharui lagi," ungkapnya.

Kendati telah melakukan pemetaan dan memperoleh hasil. Data pemetaan, tak bisa langsung digunakan untuk penataan.

Lantaran, beberapa PNS perlu evaluasi kembali. Mengingat kompetensi PNS memiliki masa aktif dan wajib diperbaharui.

Sudarmanto memastikan, manajemen talenta akan segera digunakan pada pengisian jabatan manajerial, pengawas ataupun adminstrator.

Termasuk untuk JPTP yang mengisi kepala dinas. Di tahun 2025, sejumlah jabatan manajerial dan administrator dipastikan diisi menggunakan talent pool.

"Ini masih ada satu pansel, jadi kami menghabiskan pansel dilanjutkan dengan manajemen talenta," ungkapnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya masih memiliki tanggungan pengisian jabatan seleksi terbuka, khususnya untuk JPTP.

Sehingga, dalam waktu dekat talentpool segera dilakukan pasca JPTP terpilih.

Menurutnya, talentpool mampu menjawab masalah serius penataan ASN di Kulon Progo.

Lantaran, banyak ASN yang tak berkeinginan dinaikkan jabatannya.

"Padahal secara syarat mereka telah mumpuni," tambahnya. (gas)

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Bupati Kulon Progo Agung Setyawan #talent pool #jabatan #JPTP #kepala dinas #Pemkab Kulon Progo #PNS