Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hanya Punya Dua Pos di Wates dan Nanggulang, Damkarmat Kulon Progo Harus Gas Pol Kejar Response Time 15 Menit

Anom Bagaskoro • Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:10 WIB
PENDINGINAN: Personel Damkarmat Kulon Progo berusaha memadamkan api lahan yang terbakar. 
PENDINGINAN: Personel Damkarmat Kulon Progo berusaha memadamkan api lahan yang terbakar. 

 

 

KULON PROGO – Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kulon Progo hanya memiliki waktu response time 15 menit. Dari posisi start sampai melakukan pemadaman. Padahal hanya memiliki dua pos untuk melayani seluruh wilayah.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Pemadaman Kebakaran Penyelamatan BPBD Kulon Progo Eko Susanto mengakui kondisi kekurang pos damkar.

Bumi Binangun hanya memiliki dua pos damkar, yang letaknya berada di Kapanewon Wates dan Nanggulan. "Kami hanya memiliki dua pos, untuk mengejar waktu response time perlu gas pol," ucap Eko, Kamis (30/10).

Eko menyampaikan, damkar memiliki tuntutan waktu terhadap sebuah kejadian. Idealnya, damkarmat memiliki response time 15 menit pascalaporan untuk penanganan. Dengan keterbatasan jumlah pos, personel Damkarmat Kulon Progo perlu mengejar waktu agar mencapai target tak lebih dari 15 menit.

Konsekuensi dari kurangnya jumlah pos membuat personel damkarmat perlu berjibaku dengan waktu. Ditambah lagi, jika terjadi kejadian bencana lain, dua pos damkarmat dinilai cukup kurang untuk mengakomodir.

Hal ini juga diperkuat dengan kondisi geografis wilayah Bumi Binangun. Selama ini, Pos Damkarmat Nanggulan melakukan pelayanan hingga area Kapanewon Samigaluh hingga Girimulyo.

Mayoritas wilayah tersebut merupakan daerah perbukitan yang menuntut penanganan ekstra. "Kami sedang mengusulkan penambahan pos damkarmat untuk pelayanan lebih efisien," ungkapnya.

 Tuntutan waktu, membuat BPBD Kulon Progo mengajukan usulan penambahan pos damkar. Lantaran, dengan perkembangan wilayah Bumi Binangun serta potensi bencana pos damkarmat masih cukup kurang. Utamanya mengefektifkan waktu pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPBD Kulon Progo Setiawan Tri Widada mengungkapkan, usulan penambahan pos Damkarmat telah ditindaklanjuti. BPBD telah mengajukan anggaran pembangunan pos damkarmat melalui Dana Keistimewaan.

Jika disetujui, pos pelayanan dapat dibangun di 2027 nanti. "Penambahan bangunan dan armada, nilainya sekitar Rp 5 miliar yang diusulkan," ujarnya.

Rencananya, pos damkar akan dibangun di Kapanewon Temon. Tujuannya, untuk mengakomodir pertumbuhan wilayah di area Yogyakarta International Airport.

Pihaknya mengakui, kondisi bangunan dan armada untuk Damkarmat masih kurang. Sehingga, secara bertahap pihaknya mencoba membangun serta pengadaan pos dan armada baru. (gas/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#response time #dana keistimewaan #15 menit #YIA #BPBD #Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan #wates #Damkarmat #pos