KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo komitmen pembangunan proyek strategis di bumi binangun tahun ini dipastikan tepat mutu dan tepat waktu.
Dalam monitoring dan evaluasi (Monev) dipimpin Wakil Bupati Kulon Progo, Jumat (24/10/2025), disebutkan bahwa proyek ini dalam pembahasan.
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan, proyek strategis akan dilaksanakan.
Mulai dari pembangunan Gedung SMPN 1 Terpadu Wates hingga infrastruktur Perbukitan Menoreh.
Ia berjanji akan mengawal proyek tersebut.
"Proyek strategis daerah berasal dari uang masyarakat. Sehingga, saat dikembalikan dalam bentuk fasilitas publik harus sesuai dengan perencanaan, baik mutu maupun waktu," ungkap Ambar, terpisah, Minggu (26/10/2025).
Untuk Gedung SMPN 1 Terpadu Wates, telah dilakukan pemantauan.
Ditargetkan gedung rampung akhir tahun. Sehingga pada 2026 bisa mulai digunakan.
Ambar mengatakan, walau ditarget waktu pembangunan, kontraktor diminta tak melakukan penurunan kualitas.
"Harus tepat waktu, supaya bisa dimanfaatkan sesegera mungkin untuk pembelajaran," ucapnya.
Disampaikan, pembangunan Gedung SMPN 1 Terpadu Wates merupakan komitmen pemkab menyediakan sarpras pendidikan yang layak.
Melalui pendidikan, pembangunan SDM generasi penerus dapat berjalan optimal.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo Nur Wahyudi menambahkan, proyek pembangunan SMPN 1 Terpadu Wates telah mencapai tahap kelima atau tahap terakhir pembangunan kelas, laboratorium, serta sarpras lain.
"Pembangunan menggunakan APBD 2025, dengan biaya Rp 3,7 miliar," ujarnya.
Pembangunan gedung ditargetkan selesai 29 November mendatang.
Saat ini, progres pembangunan di minggu ke-16 mencapai 71 persen dari rencana 75 persen.
Pihaknya berupaya melakukan pengawasan kualitas mutu dan waktu untuk menjamin operasional sekolah sesuai jadwal. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva