KULON PROGO - Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) Tambahan dari pemerintah pusat belum tersosialisasi di Kulon Progo.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) hingga kini belum mendapatkan pemberitahuan pencairan bantuan tersebut.
"Biasanya kami mendapatkan pemberitahuan, tapi sampai sekarang belum ada surat ataupun informasi resmi," ungkap Kepala Seksi Penanganan Fakir Miskin Dinsos PPPA Kulon Progo Ika Dwi Wahyuning Kusumastuti, Selasa (21/10/2025).
Ika menyampaikan, informasi penyaluran BLT Tambahan hanya didapat sebatas dari media massa.
Itupun, media massa dengan cakupan nasional dan tanpa detil yang jelas.
Menurut informasi yang beredar, penyaluran bansos akan dilangsungkan pada Oktober ini.
Sasaran penerima berupa keluarga penerima manfaat (KPM).
Mengacu pada data, total penerima PKH Kulon Progo mencapai 26 ribu keluarga.
Akan tetapi jumlah penerima bantuan BLT tambahan belum terinformasi hingga daerah.
Pihaknya memastikan panyaluran tak melibatkan daerah.
Mengingat bansos bersumber APBN dengan penyaluran langsung dari Kemensos ke himbara dan penerima.
"Kami masih menunggu informasi, sementara ini beberapa bansos juga masih menunggu penyaluran dari pusat," ujarnya.
Kendati informasi BLT Tambahan tak dikantongi.
Pihaknya telah mendapatkan informasi terkait pencairan bansos program keluarga harapan.
Bansos periode Juli hingga September diprediksi panyaluran segera dilakukan.
Mengingat penyaluran bansos telah mencapai tahapan standing instruction (SI).
Status ini menjelaskan perintah penyaluran bansos dari Kemensos ke himbara.
Biasanya penyaluran akan segera dilakukan setelah status ini muncul.
Akan tetapi, pihaknya tak bisa menjamin kepastian penyaluran. Lantaran, penyaluran dilakukan langsung.
"Beberapa penerima PKH sudah menanyakan ke kami, tetapi statusnya masih SI," ungkapnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menjamin penyaluran bansos dari pusat sangat diawasi.
Dipastikan tak ada penyalahgunaan bansos bagi masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu upaya mencegah penyalahgunaan dengan cara melakukan survey penerima.
Dinsos PPPA Kulon Progo telah menyiapkan tim melakukan survey ke lokasi penerima.
Jika ditemukan ketidaksesuai data, maka penerima dapat dicoret sewaktu-waktu. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva