Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

SMPN 1 Sentolo Kulon Progo Terima Bantuan Panel IFP dari Kementerian, Dukung Fasilitas Digital Sekolah

Anom Bagaskoro • Selasa, 14 Oktober 2025 | 21:52 WIB
MENERIMA: Kepala Sekolah SMPN 1 Sentolo menunjukkan panel IFP.
MENERIMA: Kepala Sekolah SMPN 1 Sentolo menunjukkan panel IFP.

KULON PROGO - Bantuan Interactive Flat Panel (IFP) telah diterima sejumlah sekolah di Kulon Progo.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengirimkan langsung panel IFP ke sekolah-sekolah penerima.

Pantauan Radar Jogja, setidaknya ada tujuh sekolah di tingkat SMP telah menerima bantuan tersebut.

Salah satunya, SMPN 1 Sentolo.

Kepala Sekolah SMPN 1 Sentolo Margiyanto menyampaikan, sekolah telah menerima bantuan panel IFP program Inpres Nomor 7 Tahun 2025.

Jumlahnya satu unit.

Bantuan IFP berupa panel mirip TV dengan teknologi layar sentuh.

Dengan Ram 16 gb dengan Rom 256 gb.

"Bantuan panel baru sampai kemarin, kebetulan saya juga bertugas di SMPN 3 Sentolo juga sama bantuannya turun kemarin," ucap Margiyanto, saat ditemui Radar Jogja, Selasa (14/10/2025).

Margiyanto menjelaskan, proses pengadaan panel dilakukan oleh pemerintah pusat. 

Dikirim langsung pemerintah pusat tanpa perantara dinas di lingkungan Pemkab Kabupaten.

Sekolah hanya melakukan pengisian data di Dapodik yang terhubung dengan pemerintah pusat.

Sekolah juga tak melakukan pengusulan untuk mendapatkan panel.

Hanya saja sekolah mengisi data keinginan untuk menerima bantuan panel IFP.

Tak sampai satu bulan dari pengisian penerimaan bantuan, sekolahnya berhasil mendapat panel IFP.

Menurutnya, teknologi semacam panel interactive sangat dibutuhkan dalam pembelajaran.

Panel berbentuk televisi yang berukuran 75 inch dengan merk Hisense ini, dikirim langsung ke sekolah.

Tak hanya panel, bantuan berupa braket untuk pemasangan panel turut diterima sekolah.

"Kami belum berani memasang atau merangkai, karena ada teknisi yang nantinya memasang," ujarnya.

Kendati telah menerima bantuan, sekolah tak langsung menggunakan IFP.

Lantaran, saat penerimaan sekolah diminta sabar untuk menunggu.

Terdapat teknisi khusus yang disiapkan untuk memasang IFP agar sesuai dengan peruntukannya.

Margiyanto berencana memasang IFP di ruang laboratorium IPA.

Lantaran, ruangan tersebut dapat diakses seluruh siswa yang hendak menggunakan IFP.

Baca Juga: Momen Ji Chang Wook Bersama Pavita Pearce Berkunjung ke Candi Prambanan, Kenakan Busana Adat Jawa

Namun, sebelum menggunakan pihaknya akan melakukan pelatihan penggunaan IFP.

"Nanti kalau ada teknisi yang pasang, kami juga mengadakan pelatihan sebentar," ujarnya.

Setelah mendapatkan pelatihan nantinya, sekolah berencana memanfaatkan bantuan IFP sebaik mungkin.

Khususnya membantu pembelajaran siswa dengan digitalisasi.

Mengingat digitalisasi dapat memantik pembelajaran siswa.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana PAUD, Pendidikan Non Formal, SD dan SMP Disdikpora Kulon Progo Wuriandreza Gigih Muktitama membenarkan perihal sejumlah sekolah yang telah mendapat penyaluran bantuan IFP.

Namun, pihaknya tak melakukan monitoring penyaluran.

"Penyaluran langsung dari pusat, sehingga data jumlahnya kami tidak memantau," ungkapnya.

Gigih menjelaskan, Disdikpora hanya ditugaskan untuk sosialisasi lrogram bantuan IFP.

Sedangkan untuk pengususlan dilakukanoleh sekolah secara langsung melalui Dapodik.

Termasuk dalam penyaluran, pihaknya tak tahu menahu.

Hanya saja, Disdikpora mendapatkan laporan dari tenaga pendidik yang telah mendapatkan bantuan IFP. (gas)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Bantuan Panel IFP #Kulon Progo #fasilitas digital #SMPN 1 Sentolo #Sekolah #kementerian