KULON PROGO - Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kulon Progo mengamankan ular kobra seberat satu kilogram, Sabtu (6/9). Penyelamatan ular yang diduga memangsa ternak itu, berada di pemukiman penduduk di Padukuhan Sebokarang, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates.
Kepala Seksi Damkarmat BPBD Kulon Progo Chris Hartanto menjelaskan, peralihan musim akan membuat banyak ular masuk ke pemukiman. Warga diminta waspada akan potensi itu. "Jangan melakukan evakuasi ular berbisa jika tak memiliki keahlian," ujarnya, saat dikonfirmasi, Minggu (7/9).
Chris mengungkapkan, warga diminta tak melakukan evakuasi ular berbisa secara pribadi. Lantaran, berbahaya bagi orang awam. Warga dapat menghubungi Damkarmat Kulon Progo untuk evakuasi.
Komandan Regu 2 Mako Damkarmat Wates Nevo Roby menyampaikan, peristiwa evakuasi hewan liar itu. Kejadian berawal saat warga melaporkan adanya keberadaan ular di rumah. "Dari warga melaporkan adanya, ular kobra yang bersembunyi di dalam tumpukan genting," ucap Nevo.
Nevo mengungkapkan, sesampai di lokasi tim mendapati ular kobra yang tengah bersembunyi di tumpukan genteng di dekat rumah warga. "Evakuasinya cukup lama, perlu membongkar tumpukan genting," ujarnya.
Nevo menjrlaskan, evakuasi membutuhkan waktu cukup lama. Ular yang cenderung bersarang di tempat lembab itu, memilih bersembunyi di tumpukan genting. Personel perlu membongkar tumpukan terlebih dahulu.
Saat ada kesempatan menangkap, ular kobra sempat memberikan perlawanan agresif. Menyemburkan bisa, personel damkar sempat kesulitan mengevakuasi. "Panjang 1,5 meter, dengan berat satu kilogram berjenis kobra jawa,"ungkapnya.
Nevo menyampaikan, ular yang termasuk masih muda itu diduga telah memangsa ternak warga Padukuhan Sebokarang. Lantaran, sebelum evakuasi terdapat peristiwa ternak warga yang mati mendadak. Bangkai ditemukan dengan bekas semburan cairan bisa ular. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo