Perayaan Hari Bhayangkara ke-79 di Kulon Progo Turut Dimeriahkan Jathilan dan Pocil Polres Kulon Progo
Anom Bagaskoro• Rabu, 2 Juli 2025 | 15:35 WIB
PERTUNJUKAN: Personel Polres Kulon Progo ikut memainkan kesenian Jathilan.
KULON PROGO - Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 digelar secara meriah di Halaman Kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (1/7). Selain upacara yang digelar khidmat, peringatan juga dimeriahkan dengan aksi polisi cilik dan pentas jathilan garapan Polres Kulon Progo.
Kapolres Kulon Progo AKBP Wilson Bugner menyampaikan, Hari Bhayangkara ke-79 mengangkat tema "Polri Untuk Masyarakat". Tema ini mengingatkan posisi Polri, yang memiliki tugas melayani dan mengabdi ke masyarakat.
"Di momen ini mengingatkan ketugasan kami untuk memberikan pelayanan ke masyarakat," ucap AKBP Wilson, Selasa (1/7).
Tema yang mengambil diksi masyarakat dan Polri, menunjukkan arah kebijakan transformasi. Arah transformasi, menunjukkan tujuan Polri yang lebih Presisi. Sekaligus lebih dekat, dan bersinergi dengan maayarakat.
Anggota kepolisian merupakan bagian dari masyarakat, yang seharusnya juga langsung memberikan pelayanan. Tentu selama setahun terakhir Polri, khususnya personel Polres Kulon Progo terus berbenah untuk melayani masyarakat.
"Kami terus berbenah untuk pelayanan masyarakat, dan kami membuka ruang kritik," ungkapnya.
Tema Polri Untuk Masyarakat dapat dilihat dari perayaan Hari Bhayangkara ke-79. Lantaran, perayaan digelar dengan pertunjukan yang menarik perhatian masyarakat. Pertunjukan pertama, polisi cilik yang berasal dari SDN Butuh. Penampilan pocil ini sekaligus memberikan edukasi masyarakat mengenai tertib berlalu lintas. Lantaran, pocil ikut memperagakan gerakan pengaturan lalu lintas.
Cukup menakjubkan juga, pocil menampilkan baris berbaris dengan koreo yang unik. Bahkan koreo itu dibarengi dengan cerita sejarah yang berkaitan dengan pasukan elit Majapahit yang bernama Bhayangkara. Hal ini, salah satu upaya mengangkat asal muasal Bhayangkara yang berawal dari sebuah satuan pengawal kerajaan di jaman Majapahit.
Selain pocil, pertunjukan Jathilan juga ikut diselenggarakan. Pertunjukan dengan kisaran waktu 15 menit itu, dimainkan personel Polres Kulon Progo dengan seniman jathilan. Tentu tarian dan aksi yang dikeluarkan memancing antusias masyarakat. Bahkan masyarakat ikut menonton di Halaman Pemkab Kulon Progo.
Salah satu Pocil SDN Butuh Nabila Iza menyampaikan antusiasnya menampilkan baris berbaris di Hari Bhayangkara. Lantaran, hasil latihannya selama ini dapat ditonton khalayak umum, terutama orangtuanya.
"Seru saja, karena bisa tampil setelah banyak latihan," ungkapnya.
Untuk penampilan hari ini, pocil tak perlu latihan lama. Lantaran, latihan pocil telah dilakukan rutin setiap bulannya dengan pendampingan Polres Kulon Progo. (gas)