KULON PROGO - Polsek Temon Kulon Progo punya cara unik mengenalkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak.
Salah satunya melalui kegiatan lomba mewarnai.
Kapolsek Temon AKP Joko Nugroho menyampaikan, lomba mewarnai mengusung tema tertib berlalu lintas.
Sejalan dengan program Polri dalam mencegah kecelakaan lalu lintas.
fBaca Juga: Rodri Ungkap Membutuhkan Waktu Berbulan-Bulan untuk Kembali ke Form Terbaiknya
"Kami berniat mengenalkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini," ucap AKP Joko, saat ditemui Radar Jogja, Kamis (26/6/2025).
Lomba dilaksanakan di Mapolsek Temon pada Rabu (25/6/2025) diikuti 30 anak se-Kapanewon Temon, dengan ditemani orangtua dan wali.
Kegiatan tersebut berlangsung semarak. Mereka dihibur dengan maskot boneka kepolisan.
Anak-anak tampak antusias.
Mereka mewarnai gambar suasana kota yang ramai dengan bus dan rambu lalu lintas dengan pastel yang sudah telah disediakan.
"Selain tertib berlalu lintas, kami juga ingin mengenalkan profesi polisi," ungkapnya.
Melalui kegiatan mewarnai ini, siswa dapat mengenal ketugas Polri sebagai pengayom dan pelayan masyarakat.
Harapannya, anak-anak dapat memiliki wawasan ataupun cita-cita untuk berkarir sebagai polisi.
Polsek Temon hendak mengajarkan tertib berlalu lintas melalui metode pembelajaran yang lebih efektif.
"Dalam psikologis anak, bermain akan menanamkan ingatan mendalam untuk berlalu lintas. Apalagi, kegiatan mewarnai yang penuh dengan goresan pastel memancing kognitif anak," terangnya.
Penilaian lomba melibatkan unsur akademisi dan kepolisian.
Kendati begitu, setiap anak mendapat apresiasi berupa hadiah.
Hasil karya favorit dari peserta diberi penghargaan berupa piala dan piagam. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva