Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kesal Dengan Kelakuan Anak Punk, Warga Kalidengen Temon Geruduk Warung Markas Anak Jalanan di Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Rabu, 4 Juni 2025 | 22:46 WIB
ANTISIPASI: Personel Satpol PP memasang spanduk larangan aktivitas anak jalanan. 
ANTISIPASI: Personel Satpol PP memasang spanduk larangan aktivitas anak jalanan. 

KULON PROGO - Aktivitas anak punk di wilayah Kulon Progo semakin meresahkan.

Hal ini menyisakan kekesalan bagi warga.

Salah satunya di Kalurahan Kalidengen, Kapanewon Temon.

Kekesalan warga memuncak.

Lantaran, sudah berulangkali kejadian pengerusakan dilakukan anak jalanan.

Jagabaya Kalurahan Kalidengen Subarno menyampaikan, pihaknya telah memfasilitasi mediasi antara warga dan Satpol PP, Senin (2/6/2025) lalu.

Dari mediasi itu, terungkap alasan di balik kemarahan warga terhadap aktivitas anak punk.

"Kalau di jalanan warga tidak masalah, tapi kalau sudah masuk pemukiman dan merusak kami menolak," ucap Subarno, saat ditemui Radar Jogja, Rabu (4/6/2025).

Awal mula kemarahan warga dipicu dengan aktivitas kelompok anak punk.

Kebanyakan anak punk telah beraktivitas selama dua tahun di pertigaan Demen, Kapanewon Temon.

Tak hanya mengamen di pinggir jalan, anak jalanan mulai beraktivitas di pemukiman warga.

Awalnya warga tak mempermasalahkan hal itu.

Lama kelamaan, aktivitas anak punk mulai terpusat di sebuah warung dan kost di barat pertigaan Demen, yang masuk wilayah Kalurahan Kalidengen.

"Sekitar setahun lalu, rumah warga ada yang dicongkel pintunya," ujarnya.

Subarno menjelaskan, aktivitas anak punk muali menjadi-jadi.

Pasalnya, anak punk mulai berkelakuan buruk dengan berani mencongkel rumah warga yang baru ditinggal pemiliknya.

Sekitar 7-10 anak punk tertangkap basah melakukan pencongkelan paksa.

Mereka mencongkel pintu, untuk menginap di rumah warga.

Hal itu memicu kemarahan warga, namun berujung dengan jalan damai.

Tak sampai situ, warung dan kost yang biasa digunakan sebagai markas anak punk ternyata terlibat dalam peredaran narkoba. Pasalnya, kepolisian sempat menangkap anak punk yang ketahuan menyimpan pil haram di warung dan kost yang dihuni anak punk.

"Kostnya juga bercampur, antara cowok cewek," ungkapnya.

Rentetan kasus yang ditemui itu, semakin membuat masyarakat gusar.

Masyarakat telah mencoba meminta pemilik warung dan kost untuk menutup aktivitasnya.

Lantaran, tempat tersebut dianggap menjadi markas anak punk. Akan tetapi, himbauan warga tak digubris oleh pemilik.

Baca Juga: Pebalap asal Bantul Galang Hendra Pratama Podium Ketiga dalam Ajang ARRC 2025 di Sepang, Malaysia

Kemarahan yang memuncak membuat, warga mendesak kalurahan untuk memecahkan masalah itu.

Kemudian kalurahan memfasilitasi mediasi dengan mengundang pemilik warung dan Satpol PP.

Mediasi itu menghasilkan titik temu, pemilik warung bersedia menutup aktivitas perdagangannya.

Sedangkan Satpol PP segera melakukan penertiban dan pemasangan spanduk larangan aktivitas anak jalanan.

Senada dengan Subarno, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kulon Progo Alif Romdhoni membenarkan kondisi itu.

Masyarakat memang telah mengeluhkan aktivitas anak punk, dan berulangkali Satpol PP melakukan penertiban.

Akan tetapi, aktivitas anak jalanan tetap ada.

"Masyarakat sudah jengah, jadi kemarin sepakat melakukan beberapa tindakan," ucapnya.

Alif menjelaskan, masyarakat telah melakukan pembongkaran warung yang digunakan sebagai markas anak punk.

Dari pemilik warung telah menerima itu, karena hak sewa bangunan warung juga telah habis.

Pembongkaran diharapkan mampu mengurangi aktivitas anak jalanan di Kalurahan Kalidengen.

Selain itu, Satpol PP juga memasang banner larangan aktivitas menggelandang di sekitaran pertigaan Demen dan Kalurahan Kalidengen.

Harapannya, kejadian seperti itu tak terjadi kembali. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Warung Markas Anak Jalanan #anak punk #Kulon Progo #anak jalanan #Warga Kalidengen #temon #kelakuan