Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hanya Ada Enam Kalurahan Inklusif, Sigab Minta Komitmen Pemkab Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Sabtu, 17 Mei 2025 | 04:30 WIB

 

 

AUDIENSI: Bupati Kulon Progo dan Sarana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel melakukan audiensi policy brief Jumat (16/5).
AUDIENSI: Bupati Kulon Progo dan Sarana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel melakukan audiensi policy brief Jumat (16/5).
 

KULON PROGO - Pembentukan kalurahan inklusif di Kulon Progo belum berjalan maksimal. Sebab saat ini, baru ada enam kalurahan inklusif di Bumi Binangun. Sedangkan total kalurahan mencapai 87. Akibatnya, banyak kaum disabilitas yang hak-haknya tak bisa terakomodasi.

"Pendampingan yang kami lakukan baru ada enam kalurahan inklusif," beber Direktur Ekseskutif Sarana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (Sigab) Joni Yuliyanto usai audiensi Jumat (16/5).

 Baca Juga: Gegara Tidak Kuat Menanjak, Ibu-Anak Meninggal Terseret Banjir di Selokan Wilayah Kajoran Magelang

Audiensi yang dilakukan bersama Pemkab Kulon Progo, lanjutnya, memba

Oleh karena itu, policy brief dan perluasan kalurahan inklusif telah dibahas bersama dengan Pemkab Kulon Progo. Joni menyampaikan, pembentukan kalurahan inklusif telah dilakukan pihaknya. Salah stau percontohannya adalah Kalurahan Kaliagung yang memiliki kelompok pemberdayaan difabel. Melalui kelompok itu, kaum difabel mendapatkan hak untuk mencukupi kebutuhan ekonominya.

Akan tetapi, pembentukan kalurahan inklusif membutuhkan dukungan pemerintah daerah. Melalui regulasi yang terukur, pembentukan kalurahan inklusif dapat dipercepat. Khususnya untuk mengurangi gap kesenjangan sosial di masyarakat.

"Kami mendorong policy brief inklusif agar masuk dalam RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah)," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPPA Kulon Progo Bowo Pristianto menyampaikan, pihaknya memiliki komitmen mengakomodasi kaum difabel. Tentunya, pihaknya mendorong pembentukan kelompok pemberdayaan difabel dengan menggelar beberapa pelatihan. "Tentu segera kami tindaklanjuti," ungkapnya. (gas/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pemberdayaan difabel #SIGAB #Kulon Progo #kalurahan #Bumi Binangun #Sarana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel #Pemkab Kulon Progo #Disabilitas #kalurahan inklusif