Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BUKP Wates Kulon Progo Sebut Ada Rush Money Penyebab Dana Nasabah Tak Segera Cair

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 24 April 2025 | 23:07 WIB
UNGKAPAN: Pegawai BUKP menyampaikan alasan di balik kesulitan pencairan.
UNGKAPAN: Pegawai BUKP menyampaikan alasan di balik kesulitan pencairan.
 
KULON PROGO - Gelombang keluhan nasabah Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Wates terus berlanjut. 
 
Kendati begitu, BUKP Wates justru berdalih penyebab uang nasabah tak cair disebabkan adanya rush money.
 
Pengelola BUKP Wates Tenti Apriyanti menyampaikan, penyebab uang nasabah tak segera dicairkan karena sedang mengalami rush money atau bank run.
 
Baca Juga: Golkar Tegaskan Siap Dukung Ridwan Kamil dalam Proses Hukum Kasus Bank BJB
 
Istilah ini sering dipakai di dunia perbankan.
 
"Le arep matur bingung, pokoknya sudah ditindaklanjuti," ucap Tenti, saat ditemui awak media di Kantor BUKP Wates, Kamis (24/4/2025).
 
Tenti menyampaiakan, ada ratusan nasabah yang menabung dan menyimpan uang di deposito BUKP Wates.
 
Pihaknya tak menampik dengan adanya berbagai keluhan atas pencairan dana yang dialami nasabah. 
 
Keluhan nasabaj diklaim telah ditampung oleh pihak BUKP. 
 
Baca Juga: Prediksi AZ Alkmaar vs NAC Breda Eredivisie Kamis 24 April Kick Off 23.45, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
 
Pihaknya juga telah berkordinasi dengan pengawas BUKP. 
 
Tujuannya, untuk memastikan agar masalah yang melanda nasabah dapat tertangani.
 
"Terjadinya rush," singkat Tenti saat menjawab pertanyaan awak media perihal kesulitan nasabah menarik uang.
 
Tenti menyampaikan, fenomena rush money sedang melanda BUKP Wates. 
 
Jika ditengok dalam istilah perbankan, rush money sering juga disebut bank run
 
Baca Juga: Tunggakan Pajak Lexus Dedy Mulyadi: Setara Pajak 135 Motor Honda BeAT
 
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan fenomena banyaknya nasabah yang hendak menarik dana mereka dari bank.
 
Biasanya rush money akan berdampak besar ke internal bank. 
 
Lantaran, bank akan kehilangan sejumlah dana berkuran jumbo. 
 
Jika tak tertangani, likuiditas bank akan mengalami penurunan drastis. 
 
Dampaknya, akan membuat bank gagal bayar jika penarikan terus berlanjut.
 
Baca Juga: Sebanyak 76 Calon Haji Asal Kota Jogja Belum Lunasi Biaya Pemberangkatan Haji, Deadline Pelunasan 25 April 2025
 
Sementara itu, nasabah BUKP Wates Nur Fitriawati menyampaikan kekecewaannya.
 
Deposito milik keluarganya, tak bisa dicairkan sejak dua tahun lalu. 
 
Hingga sekarang, deposito hanya dibayarkan dengan cara dicicil.
 
"Awal Rp 200 juta, terus terakhir kali Rp 100 juta," ucapnya.
 
Fitria menyatakan sudah tak percaya lagi dengan BUKP, setelah mengalami kesulitan mencairkan dana. 
 
Keluarganya ingin segera menarik dana deposito. 
 
Namun, setiap kali menarik dana selalu dijawab oleh pihak BUKP tak memiliki dana. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva
#BUKP Wates #tabungan #keluhan nasabah #Kulon Progo #deposito #Badan usaha kredit pedesaan