Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ratusan Nasabah Geruduk Kantor BUKP Wates Kulon Progo Sampaikan Beberapa Tuntutan, Salah Satunya Minta HB X Turun Tangan Cairkan Uang Rakyat

Anom Bagaskoro • Kamis, 24 April 2025 | 17:41 WIB
AKSI: Nasabah BUKP Wates memberikan desakan untuk mencairkan dananya. 
AKSI: Nasabah BUKP Wates memberikan desakan untuk mencairkan dananya. 

KULON PROGO - Ratusan nasabah Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Wates menggelar aksi damai tepat di kantor pengelola, Kamis (24/4/2025).

Aksi nasabah, merupakan upaya agar uang deposito serta tabungan mereka segera dicairkan.

Dari pantauan Radar Jogja, aksi ratusan nasabah itu berkumpul tepat di depan Kantor BUKP Wates.

Mereka membawa banner tuntutan.

Salah satu yang menyedot perhatian, berupa banner bertuliskan "Kanjeng Sinuhun Sri Sultan HB X, Kula Nyuwun Pengayoman".

Tulisan itu merupakan bentuk ungkapan agar Gubernur DIY Hamengku Buwono X turun tangan dalam penanganan kasus BUKP. Lantaran, BUKP merupakan kepemilikan pemprov.

Selain banner, nasabah juga menggelar aksi teatrikal berupa cerita seorang nasabah yang dirugikan akibat BUKP.

Nasabah itu merupakan petani, yang mengumpul pundi-pundis rupiah.

Hendak menyimpan uang, justru dana mereka tertahan di BUKP Wates.

Aksi nasabah itu, berakhir dengan long march (berakhir panjang) dari kantor BUKP Wates menuju Pasar Bendungan dan berlanjut ke BUKP Galur.

Kordinator Nasabah BUKP Kulon Progo Sasmito Nugroho menyampaikan, nasabah yang ikut dalam aksi menuntut beberapa hal.

Di antaranya, pencairan ganti untung, ketidakpercayaan terhadap BUKP, urgensi audit eksternal pada BUKP, dan meminta pemprov turun tangan.

"Sudah sejak 2-3 tahun lalu, uang kami tidak bisa dicairkan," ucap Nugroho, Kamis (24/4/2025).

Nugroho menyampaikan, jumlah nasabah di BUKP Wates mencapai 107 orang dengan dana tertahan lebih dari Rp 3,5 miliar.

Kebanyakan nasabah membuka deposito dan tabungan dengan dan mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta.

Bahkan beberapa nasabah memiliki saldo tertahan sebesar Rp 700 juta.

Aksi ini, akan terus berlanjut jika BUKP tak segera mencairkan dana nasabah.

Setelah aksi ini, nasabah akan menggelar audiensi ke DPRD Kabupaten dan Provinsi.

Jika tak kunjung ada kejelasan, pihaknya akan mencoba bertemu dengan Gubernur DIY.

"Kami mohon ke Ngarsa Dalem, kami minta pengayoman," ucapnya.

Nugroho menyampaikan, Ngarsa Dalem memiliki peran sebagai Gubernur DIY.

Posisi ini memberikan peran besar dalam proses pencairan uang nasabah.

Jika HB X turun tangan, pencairan uang nasabah akan segera bisa selesai. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Minta HB X Turun Tangan Cairkan Uang Rakyat #aksi damai #BUKP Wates #tabungan #Hamengku Buwono X #Kulon Progo #Nasabah Geruduk Kantor BUKP Wates #nasabah #pemprov #deposito #Tuntutan #gubernur diy #Sri Sultan HB X #Ngarsa Dalem