Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati Kulon Progo Janji Kembangkan 17 Pemulia Benih Padi, Dispertapa Beberkan Tantangannya

Anom Bagaskoro • Selasa, 15 April 2025 | 23:37 WIB
PANEN: Petani memanen padi tipe IR yang mudah dirawat dan cocok ditanam. 
PANEN: Petani memanen padi tipe IR yang mudah dirawat dan cocok ditanam. 

KULON PROGO - Potensi sektor pertanian di Bumi Binangun segera menggeliat.

Pemkab Kulon Progo hendak mengembangkan dan membangkitkan penangkar atau pemulia benih padi.

Akan tetapi, ada sejumlah tantangan dalam mengembangkan program itu.

Kepala Bidang Sarana dan Pengembangan Usaha Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Dispertapa Kulon Progo Wazan Muzakir mengatakan, tantangan paling utama yakni soal kebnerlanjutannya.

"Paling utama berkelanjutan, benih hasil produksi harus dibeli petani Kulon Progo," ucap Wazan, Selasa (15/4/2025).

Wazan menyampaikan, sebenarnya Kabupaten Kulon Progo memiliki pemulia benih.

Bahkan salah satu pemulia padi asal Triharjo mampu memproduksi 200 ton benih di tahun 2024 lalu.

Akan tetapi, benih hasil produksi lokal justru dijual di pasar luar Kulon Progo.

Pasar benih asal Kulon Progo justru diminati daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Membuat pemulia padi lokal tak bisa berkembang lebih banyak.

"Petani lokal justru lebih loyal ke benih padi bermerk," ungkapnya.

Pemulia padi lokal biasanya memiliki kendala dalam memasarkan produknya.

Pasar Kulon Progo justru kesulitan memasarkan benih ke petani lokal.

Padahal benih lokal bersaing dari segi kualitas, apabila dibandingkan dengan benih bermerk.

Adanya kajian pengembangan penangkar padi yang digagas Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dianggap menjadi angin segar.

Lantaran, tak hanya membuat pemulia padi, pemkab juga akan mengembangkan pemulia padi.

"Program gagasan bupati, tujuannya juga berkaitan dengan pemasaran," ungkapnya.

Wazan menyampaikan, pihaknya telah diminta untuk melakukan pengkajian pembuatan pemulia benih.

Tentunya, kajian juga berkaitan dengan tahapan pengenalan benih lokal ke petani.

Sebenarnya, program pengembangan pemulia padi telah disampaikan Bupati Kulon Progo Agung Setyawan.

Agung mengungkapkan, niatnya mengembangkan pemulia benih di Kul9n Progo.

"Hendaknya kami ingin membuat 17 pemulia padi," ujarnya.

Agung menjelaskan, pemulia padi di Kulon Progo kebanyakan telah berumur.

Sehingga, dibutuhkan kaderisasi dan pembentukan pemulia padi yang baru.

Tujuannya, untuk mendukung program ketahanan pangan. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Bupati Kulon Progo Agung Setyawan #Kulon Progo #Pemulia Benih Padi #tantangan #kabupaten kulon progo #padi #petani lokal #Sektor Pertanian #bupati kulon progo