Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keterbatasan Anggaran Jadi Alasan Jalan Tangkisan 2-Kokap Belum Ada Perbaikan Meski Berulangkali Diajukan: 'Kondisi Jalan Seperti Lahan Pertanian'

Anom Bagaskoro • Senin, 14 April 2025 | 03:30 WIB

 

ORASI: Masyarakat menyampaikan pendapatnya di depan Panewu Kokap.
ORASI: Masyarakat menyampaikan pendapatnya di depan Panewu Kokap.

KULON PROGO - Aksi protes warga Padukuhan Tangkisan 2, Kalurahan Hargomulyo mendapat sorotan.

Jalan akses yang rusak itu, disebut telah berulangkali diajukan dalam berbagai kegiatan. Sayangnya, pengajuan sama sekali tak membuahkan hasil.

Panewu Kokap Marsi menyampaikan, pihaknya telah berupaya mengajukan perbaikan Jalan Tangkisan 2 - Kokap.

Baca Juga: Promosi Wisata Lewat Festival Kuliner: Jadi Daya Tarik, Waduk Sermo Dipadati Wisatawan

Namun, pengajuan itu berulangkali tak kunjung terealisasi. "Sebenarnya sudah kami ajukan berulangkali, terutama saat musrenbang," ucap Marsi, Minggu (13/4/2025).

Panewu Kokap ini turut hadir dan menyaksikan unjuk rasa yang dilakukan masyarakat.

Ia menjawab keluhan yang disampaikan saat warga melakukan orasi. Perbaikan jalan sebenarnya telah diusulkan ke Pemkab Kulon Progo.

Namun, dengan penilaian dan pertimbangan tertentu usulan belum terealisasi.

Baca Juga: Buntut Tidak Aktifnya Status BPJS Kesehatan Perangkat Desa, BPJS Kesehatan Kebumen Sebut karena Pemerintah Daerah Terlambat Bayar Iuran

Marsi menambahkan, usulan ke pemkab akan terus dilakukan di tahun 2025. Harapannya, tahun 2026 perbaikan jalan dapat terealisasi.

Sehingga, masyarakat bisa menjalani aktivitas tanpa mengalami gangguan akibat infrastruktur.

"Ada keterbatasan anggaran, terutama efisiensi terakhir kali," ungkapnya.

Marsi mengungkapkan, salah satu alasan tak terealisasi perbaikan diakibatkan oleh minimnya anggaran pemkab.

Baca Juga: Pemkab Kebumen Target Penerimaan Pajak Kendaraan Rp 95 Miliar, Masyarakat Diminta Manfaatkan Program Pemutihan

Hal ini diperparah dengan efisiensi yang dilakukan pada awal tahun 2025. Membuat beberapa infrastruktur dan anggaran mrnghilang dalam sekejap.

Menurutnya, Jalan Tangkisan 2 - Kokap memang merupakan akses vital. Lantaran, masyarakat selalu menggunakan akses ini untuk bersekolah, dan kegiatan perekonomian.

Kerusakan yang terjadi dirasa cukup menghambat maayarakat.

Baca Juga: Banding Kiai Cabul Ditolak, Ahmad Labib Tetap Divonis 15 Tahun Penjara

Sebelumnya, salah satu warga Joko Pejar mengeluhkan kerusakan jalan.

Masyarakat sebenarnya telah banyak berkeluh kesah ke kalurahan untuk memperbaiki jalan tersebut. Akan tetapi, tak ada tindak lanjut realisasi perbaikan.

"Pernah jatuh, karena jalannya berlumpur lincin," ungkapnya. Joko menyampaikan, kondisi jalan saat musim penghujan seperti lahan pertanian.

Baca Juga: Pemkal Bantul Belum Bisa Copot Dukuh Gandekan, Lurah Sebut Tuduhan Pungli PTSL Masih Bersifat Indikasi

Lantaran, tambalan jalan berasal dari lapisan tanah yang dikerjakan oleh warga sekitar. Akibatnya, jalan tak bisa dilalui karena licin.

Dia berharap agar pemerintah dapat segera melakukan perbaikan. Lantaran, Jalan Kokap-Hargomulyo bukan hanya rusak dan berlubang.

Namun, kondisi geografisnya yang banyak tanjakan dan tikungan juga membahayakan pengguna jalan. (gas)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#protes warga #Kulon Progo #jalan rusak #Kalurahan Hargomulyo #kondisi jalan #jalan kabupaten #lahan pertanian