KULON PROGO - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kabupaten Kulon Progo selama sepekan terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan angin kencang. Hal ini pun berimbas pada terjadinya bencana di 12 titik.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo Budi Prastowo menjelaskan, bencana tersebut berupa pohon tumbang dan banjir genangan.
Dampak dari hujan disertai angin kencang cukup terlihat di Kapanewon Nanggulan. Dalam sehari, terdapat puluhan pohon tumbang di 5 padukuhan di Wijimulyo. Pohon tumbang menyebabkan beberapa properti milik warga rusak parah. "Kami juga menemukan munculnya titik banjir," ujarnya Minggu (16/3).
Selain itu, banjir genangan juga terjadi di beberapa wilayah Kalurahan Bumirejo, Lendah. Ketinggian rata-rata air mencapai 50 centimeter. Air berujung memasuki rumah warga.
Banjir genangan di Bumirejo, lanjutnya, sudah terjadi empat kali selama seminggu. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu karena genangan tak kunjung surut. "Itu memang wilayah langganan banjir," ujarnya.
Hujan lebat juga membuat saluran irigasi pertanian meluap hingga masuk ke permukiman di Bumirejo. Pihaknya menduga, saluran tak mampu menampung debit air yang meningkat.
Selain banjir, dampak hujan menyebabkan longsor di beberapa wilayah rawan bencana. Seperti di Kalurahan Sidoharjo, longsor tebing setinggi 10 meter menghantam bangunan pendapa milik padukuhan.
Material longsor menyebabkan bangunan tak bisa digunakan. Lantaran material tanah dan batu mendorong tiang pendapa dan memasuki area dalam.
"Pagi ini, kami juga menerima laporan longsor di Karangsari," ungkapnya.
Dampak hujan semalam suntuk sejak 15-16 Maret membuat longsor juga terjadi di Kalurahan Karangsari, Pengasih. Longsor mengakibatkan akses jalan desa tertutup sebagian.
Budi menjelaskan, berdasarkan prediksi dan data BMKG curah hujan sedang hingga lebat masih terus berlanjut. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak bencana. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih waspada selama hujan lebat terjadi. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita