Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Efisiensi Anggaran 2025: ADD Kulon Progo Dipangkas, Dana Desa Tertunda

Anom Bagaskoro • Rabu, 5 Maret 2025 | 22:43 WIB
Kepala DPMKPP KB Kulon Progo Muhadi. 
Kepala DPMKPP KB Kulon Progo Muhadi. 

KULON PROGO - Pencairan Dana Desa dari pemerintah pusat ke kalurahan mengalami penundaan.

Diprediksi penyaluran akan dilangsungkan secara bertahap hingga akhir Maret mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Pengendalian Penduduk, dan KB (DPMKPP KB) Kulon Progo Muhadi membenarkan kondisi itu.

Dana desa yang berasal dari transfer pusat biasanya telah tersalurkan di Februari.

"Dugaan kami ada perubahan skema akibat efisiensi," ucap Muhadi, saat ditemui Radar Jogja, Rabu (5/3/2025).

Muhadi menyampaikan, penyaluran dana desa biasanya langsung ditransfer ke rekening kalurahan.

Biasanya penyaluran akan terbagi di dua tahap.

Tahap pertama Februari, sedangkan tahap kedua Maret. Akan tetapi, di tahun 2025 terjadi keterlambatan pencairan.

Total dana desa yang diterima 87 kalurah di Bumi Binangun mencapai Rp 97,4 miliar.

Perolehan dana desa setiap kalurahan berbeda-beda.

Lantaran, bergantung pada jumlah luasan hingga jumlah penduduk.

"Hari ini kami cek, ternyata beberapa kalurahan sudah menerima penyaluran," ucapnya.

Kendati mengalami keterlambatan, pihaknya telah memastikan beberapa kalurah telah menerima penyaluran hari ini.

Sedangkan, kalurahan lain segera menerima dana desa.

Targetnya dana desa dapat tersalurkan hingga akhir Maret untuk tahap pertama.

Untuk tahap kedua penyakuran diprediksi di bulan Mei.

Selain keterlambatan penyaluran, efisiensi anggaran dengan dasar Instruksi Presiden Nomer 1 Tahun 2025 juga membuat alokasi dana desa (ADD) mengalami penurunan.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulon Progo Taufiq Amrullah menyampaikan adanya penurunan ADD.

"ADD mengalami penurunan Rp 1,3 miliar," ungkapnya.

Taufiq menyampaikan, ADD berbeda dengan DD. ADD berasal dari APBD.

Pemangkasan dana alokasi umum untuk APBD membuat ADD juga mengalami penurunan. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kulon Progo #Efisiensi anggaran 2025 #ADD Kulon Progo Dipangkas #Bumi Binangun #Dana Desa Tertunda #DPMKPP KB Kulon Progo #BKAD Kulon Progo