KULON PROGO - Distribusi LPG 3 Kg atau gas melon sempat tersendat beberapa hari.
Lantaran, adanya perbaikan pada kilang distribusi gas di Cilacap, Jawa Tengah.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kulon Progo Endang Yuliwanti menyampaikan, distribusi gas di Bumi Binangun sempat tersendat.
Menurutnya, distribusi mengalami keterlambatan satu sampai dua hari terakhir.
"Sampai hari kemarin memang sempat tersendat, tetapi sekarang sudah normal kembali," ucap Endang, saat ditemui Radar Jogja di ruang kerjanya, Selasa (18/2/2025).
Endang menyampaikan, keterlambatan distribusi tergolong singkat hanya berkisar dua hari.
Keterlambatan disebabkan adanya pengalihan jalur distribusi gas melon dari Cilacap menjadi Semarang.
Pemindahan mengakibatkan penumpukan kendaraan pengangkut gas melon yang berasal dari agen.
Lantaran, pusat distribusi Semarang juga melayani pendistribusian di daerah lainnya.
"Kilang Cilacap diperbaiki, sehingga sekarang pindah ke Tanjung Mas Semarang," ungkapnya.
Endang menyampaikan, perbaikan kilang pelabuhan Cilacap menjadi alasan pemindahan pusat distribusi.
Namun, dari informasi yang beredar kilang Cilacap akan kembali beroperasi di Bulan Maret mendatang.
Sehingga, pemindahan pusat distribusi hanya berlangsung selama beberapa minggu.
Kendati mengalami keterlambatan, menurutnya distribusi gas melon sudah kembali normal hari ini, Selasa (18/2/2025).
Stok gas melon juga masih dapat dijangkau masyarakat sekitar dengan harga sesuai ketentuan.
"Secara keseluruhan sudah normal, dan stok di pasaran masih terjaga," ucapnya.
Sementara itu, pembeli gas melon Sri Mulyati merasa dampak keterlambatan gas LPG tak terlalu berpengaruh.
sebab, selama ini dirinya tak terlalu bergantung dengan gas LPG.
"Biasanya pangkalan menelfon kalau gas sudah ada," ucapnya.
Sri menyampaikan, selama dua hari terakhir gas melon bisa ditemukan di pangkalan.
Bahkan pembeli tak perlu berebut untuk sekedar membeli gas melon.
Berbeda kondisi dengan kota-kota besar yang perlu berebut. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva