Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pedagang Kaki Lima Gelar Aksi Damai, Berharap Penataan Alun-Alun Wates Kembali Terealisasi

Anom Bagaskoro • Senin, 10 Februari 2025 | 04:07 WIB

 

BENTUK KEKECEWAAN: Pedagang kaki lima di Alun-Alun Wates menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Kulon Progo Minggu (9/2/2025).
BENTUK KEKECEWAAN: Pedagang kaki lima di Alun-Alun Wates menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Kulon Progo Minggu (9/2/2025).

 

KULON PROGO - Batalnya penataan kawasan Alun-Alun Wates justru membuat kecewa pedagang kaki lima (PKL) di Alun-Alun Wates. Mereka justru mendukung program penataan dengan menggelar aksi damai Minggu (9/2/2025). Aksi ini dimulai dengan berjalan dari alun-alun hingga gedung DPRD Kulon Progo.

Kordinator PKL Alun-Alun Wates Bimo Prasetyo menyampaikan, aksi ini diikuti oleh tujuh paguyuban. Baik dari pedagang kuliner maupun permainan anak.

Aksi ini diharapkan mampu mendorong wacana penataan Alun-Alun Wates kembali seperti semula. Harapannya, penataan dapat terealisasi sesegera mungkin

"Justru kami kecewa dengan pembatalan penataan," ucapnya.

 Baca Juga: Ngeri! Korban Keracunan Hajatan Pernikahan di Lumbungrejo Tempel Capai 130 Orang, Masih Dimungkinkan Bertambah

Menururnya, kabar penataan Alun-Alun Wates menggunakan alokasi dana keistimewaan sempat menjadi angin segar. Lantaran, penataan memang banyak ditunggu PKL sejak lama.

 

Bimo menyampaikan, kritik masyarakat yang diduga menjadi penyebab pembatalan dinilai merugikan Kulon Progo. Sebab penataan kawasan alun-alun ditujukan untuk melengkapi infrastruktur dan fasilitas penunjang ruang publik.

 Baca Juga: Penertiban di Jalan Tanjakan Clongop Gunungkidul, Banyak Pedagang dan Pengendara Tak Patuh Keselamatan

Saat ini, kondisi Alun-Alun Wates terlihat memprihatinkan. Baik dari fungsi ruang publik maupun rekreasi. Kondisi ini diperkuat dengan rusaknya fasum seperti toilet, trotoar, hingga rumput lapangan. Selain itu, dibutuhkan fasilitas penunjang lainnya untuk meramaikan Alun-Alun Wates. "Banyak kasus kecelakaan akibat pelari jogging di jalan," ungkapnya.

 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo Joko Mursito menyampaikan, sebelumnya pihaknya telah menerima audiensi dengan PKL. Dalam audiensi itu, PKL justru mendukung keberadaan penataan kawasan.

"Itu murni dari PKL, dan mereka mendukung penataan Alun-Alun Wates," ucapnya.

 Baca Juga: Perjalanan Dinas Dipangkas, DPRD Kota Jogja Tekankan Optimalisasi Hadapi Efisiensi Anggaran

Joko menyampaikan, penataan Alun-Alun Wates telah resmi dibatalkan. Oleh karena itu, pihaknya tak bisa merealisasikan hasil audiensi dengan PKL.  (gas/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pedagang kaki lima (PKL) #Kulon Progo #Penataan #dana keistimewaan #DPRD Kulon Progo #PKL #kawasan #Dinas Pariwisata (Dispar) #Alun-alun Wates