Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Kulon Progo Ini Nyaris Jadi Korban Longsor Usai Sholat Ashar: Tembok Ruangan Ambrol Dihantam Material Tebing dan Lumpur

Anom Bagaskoro • Rabu, 22 Januari 2025 | 22:36 WIB
RUSAK: Warga membersihkan material longsor yang menghantam rumah Shaleh. 
RUSAK: Warga membersihkan material longsor yang menghantam rumah Shaleh. 

KULON PROGO - Hujan semalam suntuk membuat tebing setinggi 10 meter longsor.

Bencana tanah longsor ini merusak rumah warga di Padukuhan Tonogoro, Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang.

Kejadian itu berlangsung pada sore hari menimpa rumah Shaleh. 

Shaleh pun nyaris terkena longsor.

Pemilik rumah Shaleh menyampaikan, longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (22/1/2025).

Saat itu dirinya telah selesai menunaikan ibadah sholat Ashar di ruang yang berbatasan langsung dengan tebing.

Setelah keluar dari ruangan, dalam sekejap terjadi longsor.

"Setelah keluar ada suara gemuruh, brukk keras sekali," ucap Shaleh, saat ditemui Radar Jogja, Rabu (22/1/2025).

Shaleh yang keluar dari ruangan kembali melihat asal suara dari ruang ibadah.

RUSAK: Warga membersihkan material longsor yang menghantam rumah Shaleh. 
RUSAK: Warga membersihkan material longsor yang menghantam rumah Shaleh. 

Ternyata tembok ruangan tersebut ambrol dihantam material tanah dan lumpur.

Hujan yang tak kunjung reda juga membuat air dari atas tebing mengalir ke dalam rumah.

Keluarga Shaleh tak menduga tebing belakang rumahnya terdampak longsor.

Lantaran, jarak rumah ke tebing cukuo jauh sekitar 3 meter.

Namun, tebing setinggi 10 meter tetap longsor dengan lebar 8 meter menjebol 2 ruang rumahnya.

Material longsor berupa tanah, lumpur batu, hingga material dinding memenuhi seisi ruangan.

"Sempat bergetar, temboknya terdorong dan jebol," ucapnya.

Melihat kondisi itu, membuat keluarganya khawatir dengan longsoran.

Lantaran, hujan deras terus mengguyur sejak siang hingga malam hari.

Bahkan semalam suntuk, Shaleh tak berani tidur.

Keluarganya juga berpindah ke area depan rumah, untuk berjaga-jaga jika ada longsor susulan.

Babinsa Kalurahan Banjaroya Sertu Purwoko menyampaikan, longsor tak hanya menimpa rumah Shaleh.

Namun, terdapat 3 titik longsor lainnya di Padukuhan Tonogoro.

Ketiga titik longsor menimpa fasilitas publik seperti masjid dan jalan.

"Menimpa fasum, tetapi tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Sertu Purwoko menyatakan, kondisi geografis Banjaroya memang tergolong rawan.

Selama 7 tahun bertugas di sana, setiap musim penghujan selalu terjadi longsor.

Sehingga, pihaknya menghimbau agar masyarakat waspada selama musim penghujan. (gas)

RUSAK: Warga membersihkan material longsor yang menghantam rumah Shaleh. 
RUSAK: Warga membersihkan material longsor yang menghantam rumah Shaleh. 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#titik longsor #Warga Kulon Progo #Babinsa Kalurahan Banjaroya #Bencana #material #dampak #Hujan semalam suntuk #sholat ashar #Nyaris Jadi Korban Longsor #lumpur #tebing #bencana tanah longsor #Longsor